Gubernur Khofifah Minta Maaf Atas Insiden Suporter di Blitar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan soal proyek LRT Jawa Timur saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Ahad, 15 September 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan soal proyek LRT Jawa Timur saat ditemui di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Ahad, 15 September 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan keprihatinannya dan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Timur, khususnya Blitar, atas terjadinya insiden yang melibatkan suporter saat laga semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 pada Selasa, 18 Februari kemarin.

    Laga semifinal antara Persebaya Surabaya melawan Arema FC yang berakhir 4-2 di Stadion Gelora Soeprijadi, Blitar, itu diwarnai insiden yang melibatkan suporter dari kedua klub. Dalam insiden itu, terjadi perusakan mobil dan motor, serta ada aparat kepolisian dan suporter yang terluka.

    "Kami mewakili Pemprov Jatim dan pribadi, ikut merasa prihatin dan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas adanya insiden antara suporter Persebaya dan Arema yang terjadi sore kemarin di Blitar. Karena, selain menimbulkan kerusakan tentunya juga menimbulkan kerugian bagi warga sekitar," kaya Khofifah saat ditemui di Gedung Negara Granadi, Surabaya, Selasa malam, seperti dikutip dari rilis yang diterima Tempo.

    Khofifah menyampaikan, pihaknya telah meminta Bakesbangpol Provinsi untuk berkoordinasi Bakesbangpol Kab/Kota untuk mendata dampak yang terjadi di masyarakat, terutama jika terdapat kerusakan tanaman, sawah, rumah, kebun serta warung. Di samping itu, jika ada yang terluka dan memerlukan perawatan maka pembiayaan, kata dia, sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur.

    “Saya sudah meminta kepada Kepala Bakesbangpol Provinsi untuk segera mendata dampak kerugian yang ditimbulkan. Dan kami juga akan segera melakukan evaluasi untuk masa-masa yang akan datang,” kata dia.

    Ia juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para aparat keamanan yang cepat dan sigap bertindak sehingga kerusuhan bisa segera teratasi. “Terhadap pelaku insiden sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

    Khofifah berharap semua pihak khususnya para suporter bisa saling menahan diri agar tidak merugikan diri sendiri dan masyarakat umum. Selain itu, Pemprov Jawa Timur bersama aparatur kepolisian dan TNI akan melakukan langkah-langkah strategis dan sinergis menjelang pelaksanaan final Piala Gubernur Jatim 2020 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis, 20 Februari 2020.

    RINA W. | NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.