Liga 1 2020, Fakta Bali United: Juara Bertahan dan Tim Termahal

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain dan ofisial tim Bali United menyapa pendukungnya dari atas mobil hias saat mengikuti Parade Juara Liga 1 2019 di kawasan Gianyar, Bali, Senin, 23 Desember 2019. Parade itu juga diikuti ribuan Semeton Dewata, julukan bagi suporter Bali United sudah memadati jalan sekitar Stadion Kapten I Wayan Dipta. ANTARA

    Para pemain dan ofisial tim Bali United menyapa pendukungnya dari atas mobil hias saat mengikuti Parade Juara Liga 1 2019 di kawasan Gianyar, Bali, Senin, 23 Desember 2019. Parade itu juga diikuti ribuan Semeton Dewata, julukan bagi suporter Bali United sudah memadati jalan sekitar Stadion Kapten I Wayan Dipta. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta- Kompetisi Liga 1 2020 akan berlangsung mulai 29 Februari 2020. Juara bertahan Bali United sejauh ini menjadi tim termahal. Hal ini terlihat dari pemeringkatan yang dilakukan laman pemantau transfer sepak bola dunia, Transfermarkt.

    Laman ini rutin memperbaharui nilai pasar para pemain, juga timnya. Nilai pasar itu bukan merupakan harga asli pemain, tapi perkiraan harga terkini mereka di bursa transfer.

    Menurut Transfermarkt, skuad berjuluk Serdadu Tridatu saat ini memiliki nilai pasar tertinggi di Liga 1, yakni mencapai 5,58 juta euro (Rp 83,1 miliar). Tim ini antara lain memiliki Brwa Nouri yang memiliki nilai pasar hingga 600 ribu euro (Rp 8,9 miliar) dan Stefano Lilipaly yang memiliki nilai pasar hingga 425 ribu euro (Rp 6,3 miliar).
    Klub yang mendekati nilai pasar Tim Jalak Bali yakni Bhayangkara FC. Klub ini dianggap memiliki nilai pasar 5 juta euro (Rp 74,5 miliar).
     
    Nilai pemain yang terbilang fantatis dan glamor untuk ukuran Indonesia tidak terlepas dari pengelolaan keuangan klub yang baik. Pada tanggal 17 Juni 2019, Bali United menjadi klub pertama yang memiliki saham go public di Asia Tenggara dan kedua di Asia.
     
    Pada pembukaan perdagangan perdananya, harga saham perusahaan langsung melambung 69,14 persen ke level Rp 296 per saham dari nilai saham perdana Rp 175 per lembar. Klub ini melepas 33,33% kepemilikannya dengan total 2 miliar unit saham.
     
    Dengan demikian, dana yang diraup oleh klub ini mencapai Rp 350 miliar. Dalam profil PT Bali Bintang Sejahtera yang mengelola Bali United, tercantum modal dasarnya mencapai Rp60 miliar.  
     
    Sebagai juara Liga 1 Musim 2019, tim Serdadu Tridatu berhak mewakili Indonesia di Piala AFC 2020. Bali United tergabung di Grup G bersama Svay Rieng (Kamboja), Ceres Negros (Filipina), dan Than Quang Ninh (Vietnam). Tim Jalak Bali sementera berada di peringkat tiga klasemen dengan tiga poin. 
     
    Lima hari lagi, Bali United kembali memulai petualangannya di Shopee Liga 1 2020. Lawannya adalah Persita Tangerang yang akan dihadapi pada pekan pertama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu malam, 1 Maret.
     
    Tim pun saat ini terbagi menjadi dua. Satu tim masih berkutat di AFC Cup 2020 menghadapi Svay Rieng FC, satu tim lainnya yang berjumlah 15 pemain tetap berlatih di Bali yang dipimpin langsung asisten pelatih Addison Alves.
     
    Salah satu pemain yang tidak diboyong pelatih Stefano "Teco" Cugurra ke Kamboja adalah M. Taufiq. Gelandang mungil ini tetap fokus berlatih dengan 14 rekannya yang lain. Taufiq mengaku sudah sangat siap menghadapi laga perdana musim ini.
     
    Persita sendiri disebut-sebut sebagai tim kuda hitam. Meskipun menjadi tim promosi, tetapi Persita memiliki beberapa pemain asing berkualitas ditambah pemain berpengalaman. Di samping itu, sosok pelatih Widodo Cahyono Putro menjadi pembeda.
     
    Pelatih yang biasa disapa Coach WCP ini menjadi sosok yang vital di Persita sejak musim lalu. Di tangan pelatih asal Cilacap, Jawa Tengah tersebut, Persita berhasil naik kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia sejak terdegradasi lima tahun lalu.
     
    WCP tampaknya tahu apa yang harus dilakukan untuk meredam Bali United. Hampir dua musim menukangi Serdadu Tridatu, sebenarnya sudah cukup baginya untuk tahu karakteristik permainan Bali United.
     
    Kurang lebih 30 persen pemain di Bali United musim ini yang sempat bekerja sama dengan pelatih yang membawa Indonesia meraih medali emas di SEA Games 1991, Manila, sebagai pemain tersebut.
     
    “Yang pasti mereka (Persita Tangerang) sudah siap. Apalagi pelatihnya adalah coach Widodo. Dia sangat tahu karakteristik pemain di Bali United. Yang jelas mereka ini tim bagus dan ada beberapa pemain yang berpengalaman,” ujar Taufiq.  
     
    Kiper :
    Raka Surya
    Wawan Hendrawan
    Nadeo Argawinata
    Samuel Reimas
     
    Belakang :
     
    Leonard Tupamahu
    Willian Pacecho
    Gunawan Dwi Cahyo
    Haudi Abdillah.
    Agus Nova Wiantara
    Ricky Fajrin, 
    Anan Lestaluhu
    Michael Orah
    Dias Angga
    Andhika Wijaya, 
    Gavin Kwan
     
    Gelandang : 
     
    Brwa Nouri
    Hariono
    Taufiq
    Paulo Sergio
    Sidik Saimima
    Reza Irfana 
    Kadek Kadek Haarlem
    Arapenta Lingka Purba
    Kadek Agung
    Fadil Sausu.
     
    Penyerang :
     
    Melvin Platje
    Hanis Sagara
    Yabes Roni
    M Rahmat
    Fahmi Al Ayyubi
    Stefano Lilipaly
    Ryan Firmansyah
     
     
    Jadwal pertandingan Bali United di Liga 1 2020 (Pekan 1-3)
     
    Senin, 2 Maret 2020
     
    Bali United vs Persita
     
    Jumat, 6 Maret 2020
     
    Barito Putera vs Bali United
     
    Minggu, 15 Maret 2020
     
    Bali United vs Madura United
     
    Jadwal lengkap Bali United di Piala AFC 2020
     
    Selasa, 11 Februari 2020
    Bali United vs Than Quang Ninh: 4-1.
     
    Selasa, 25 Februari 2020
    18:00 Svay Rieng vs Bali United FC 
     
    Rabu, 11 Maret 2020
    19:00 Ceres-Negros vs Bali United FC
     
    Selasa, 14 April 2020
    19:00 Bali United vs Ceres-Negros
     
    Rabu, 29 April 2020
    19:00 Than Quang Ninh vs Bali United
     
    Rabu, 13 Mei 2020
    19:00 Bali United vs Svay Rieng FC
     
    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.