Proliga 2020: Putri Jakarta Pertamina Energi Lolos ke Final Four

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim putri Proliga 2020 Jakarta Pertamina Energi. (PB PBVSI)

    Tim putri Proliga 2020 Jakarta Pertamina Energi. (PB PBVSI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) semakin mengokohkan diri di puncak klasemen sementara Proliga 2020. Mereka memenangi laga pertamanya dalam seri pertama putaran kedua melawan tuan rumah Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (GJP) 3-0 (25-5, 25-18, 25-12 ) di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat.

    Kemenangan kelima JPE pada musim ini sekaligus membawa juara putaran pertama, itu memastikan lolos ke babak final four. Tim asuhan pelatih asal Azerbaijan, Ziya Rajabov, saat mengoleksi nilai 15 dari hasil lima kemenangan dan belum terkalahkan sejak Proliga 2020 ini digelar 24 Januari lalu. Dengan menyisakan tiga laga lagi, Wilda Siti Nurfadillah dkk. tidak tergeser posisinya masuk babak empat besar, meski mengalami tiga kekalahan di partai sisa. Soalnya juru kunci klasemen sementara ini, Jakarta BNI 46, baru meraih satu poin dan belum sekalipun memetik kemenangan dari empat laga.

    "Kita terus mengembangkan permainan anak-anak di lapangan meskipun menghadapi lawan yang berada di bawah kita. Kita tidak menganggap enteng lawan," ujar Ziya Rajabov, pelatih JPE, usai laga, seperti dikutip rilis panitia.

    Menurutnya, penampilan GJP lebih baik saat ini ketimbang penampilan di putaran pertama lalu. "Mereka (GJP) memiliki pemain muda yang sangat baik," kata dia.

    Sementara itu, pelatih Petrokimia, Niu Guogang, mengatakan tim asuhannya sulit berkembang menghadapi PJE mengingat lawannya diperkuat beberapa skuad nasional. "PJE diperkuat beberapa pemain nasional dan pemain junior berbakat. Jadi anak-anak sulit mengembangkan permainan," kata pelatih asal Tiongkok itu.

    Petrokimia baru diperkuat pemain asing, Ayana Jean Whitaker dari AS pada putaran kedua ini. Menurut Whitaker, dia baru menyesuaikan penampilan dengan anak-anak Petrokimia. "Saya yakin di laga melawan JPE ini anak-anak mengalami kesulitan. Karena saya tahu JPE diperkuat beberapa pemain nasional. Namun, nantinya saya lihat GJP bisa lebih bagus lagi," kata dia.

    Pada laga di depan publik sendiri, GJP tak berbuat banyak. Pada set pertama, Mediol Setiovanny dkk. hanya mengumpulkan lima poin dan menyerah 5-25. Set kedua, GJP mampu lebih baik dibanding set sebelumnya dengan 18-25. Akan tetapi, set ketiga kembali menurun dan hanya mampu menyelesaikan set itu dengan 18-25.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.