Membelot dari Iran, Judoka Ini Perkuat Mongolia di Olimpiade 2020

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Judoka kelahiran Iran Saeid Mollaei dalam pertandingan Kejuaraan Dunia Judo di Tokyo, Jepang, 28 Agustus 2019. (ANTARA/REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

    Judoka kelahiran Iran Saeid Mollaei dalam pertandingan Kejuaraan Dunia Judo di Tokyo, Jepang, 28 Agustus 2019. (ANTARA/REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

    TEMPO.CO, Jakarta - Judoka kelahiran Iran Saeid Mollaei diizinkan membela Mongolia di Olimpiade 2020, demikian dikonfirmasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Selasa, 3 Maret 2020.

    Juara dunia Mollaei terlibat kisruh politik ketika ia dilaporkan mengalah pada Kejuaraan Dunia di Tokyo, Jepang, agar terhindar dari bertemu judoka Israel Sagi Muki, yang kemudian memenangi gelar dunia 81 kilogram pada 2019. Saat itu Molleai menghuni peringkat ketiga tanpa harus bertarung dengan Muki.

    Pada Oktober, Federasi Judo Internasional (IJF) mengatakan pihaknya menskors Iran dari kompetisi internasional karena negara itu tidak mengizinkan para atletnya bertarung melawan atlet-atlet Israel.

    Iran mengatakan skors itu dijatuhkan atas "klaim-klaim palsu."

    Molleai, yang kini tinggal di Jerman, sekarang dapat mengikuti kualifikasi untuk Olimpiade 2020 di Tokyo.

    Ia menolak kembali ke Iran karena mencemaskan keamanan dirinya, setelah menolak perintah dari Komite Olimpiade Nasional dan pemerintahan negaranya.

    Atlet Iran berumur 28 tahun itu awalnya diterima di Jerman sebagai pengungsi, sebelum kemudian mengubah kewarganegaraannya ke Mongolia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.