Tak Ada Kejuaraan, Atlet Balap Sepeda Ini Naik Gunung

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap dari team PGN Road Cycling Team Novardianto Jamalidin melakukan seleberasi saat memasuki garis finish dalam etape kedelapan Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu, 9 November 2019. Pembalap Indonesia Novardianto Jamalidin dari PGN Road Cycling Team berhasil menjadi juara pertama dengan catatan waktu 5 Jam 4 menit 46 detik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pembalap dari team PGN Road Cycling Team Novardianto Jamalidin melakukan seleberasi saat memasuki garis finish dalam etape kedelapan Tour de Singkarak (TdS) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Sabtu, 9 November 2019. Pembalap Indonesia Novardianto Jamalidin dari PGN Road Cycling Team berhasil menjadi juara pertama dengan catatan waktu 5 Jam 4 menit 46 detik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ditundanya beberapa kejuaraan balap sepeda nasional dan internasional karena merebaknya virus corona membuat atlet harus memutar strategi agar kebugaran terus terjaga seperti yang dilalukan Jamalidin Novardianto.

    Pembalap yang akrab dipanggil Ferdi ini ternyata mempunyai kiat tersendiri. Selain mampu menjaga kebugaran selama jeda balapan, ternyata kegiatannya juga bisa menyalurkan hobi sekaligus pelampiasan yaitu naik gunung dan camping.

    "Memang hobi. Kamis kemarin (26 Maret 2020) saya naik ke Gunung Pucung. Itu di dekat Taman Wisata Selecta Batu," kata pembalap yang saat ini pulang kampung ke Malang ketika dikonfirmasi dari Jakarta, Senin, 30 Maret 2020.

    Di Gunung Pucung ternyata bukan pertama kali Ferdi camping. Pebalap dari PGN Road Cycling Team (PRCT) ini ternyata terbilang sering melalukan olahraga alam itu meskipun lokasi yang dipilihnya masih sekitar tempat tinggalnya di Malang.

    Sebelum ke Gunung Pucung, Ferdi ternyata sudah naik ke Gunung Arjuno yang berada di perbatasan Malang, Pasuruan dan Mojokerto dengan ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut. Bagi seorang pembalap sepeda, apa yang dilakukan terbilang luar biasa.

    Tidak hanya ke Gunung Arjuno. Juara nasional road race 2019 ini juga naik ke Gunung Buthak yang berada di Batu dengan ketinggian 2.868 mdpl. Pembalap yang belum lama mengakhiri masa lajang ini ternyata ingin mengulang kemah  bersama teman-temannya di Gunung Buthak.

    "Rencananya memang mau ke Gunung Buthak lagi. Selain buat refreshing, camping juga saya buat untuk menjaga kebugaran," kata suami dari Astutik Setyo itu menambahkan.

    Sebagai atlet yang gemar naik gunung, Ferdi ternyata mempunyai keinginan melakukan pendakian yang lebih tinggi dan sasarannya adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa yaitu Semeru.

    “Target memang Gunung Semeru, tapi harus menunggu momen dan persiapan yang maksimal. Saat ini Semeru masih tutup," kata Ferdi.

    Ferdi merupakan salah satu atlet balap sepeda terbaik Indonesia yang saat ini tergabung di tim kontinental, PRCT. Jika tidak ada virus corona, ada beberapa kejuaraan internasional yang harus diikuti yaitu di Thailand, Sri Lanka dan China. Sedangkan level nasional ada LCC dan Tugu Muda Race di Semarang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.