Ketua KONI Lampung Dukung Penundaan PON 2020

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo dan Maskot PON 2020. (jubi.co.id)

    Logo dan Maskot PON 2020. (jubi.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum KONI Lampung M. Yusuf Sulfarano Barusman menyatakan dukungannya apabila PON 2020 di Papua diundur menyusul pandemi COVID-19 di Tanah Air.

    "Secara pribadi saya sependapat jika PON diundur dengan pertimbangan untuk kepentingan yang lebih besar, serta dalam keprihatinan kita atas situasi bencana dunia wabah corona ini," kata Yusuf melalui aplikasi pesan WhatsApp di Bandarlampung, Jumat, 4 April 2020.

    Yusuf mengatakan, sebenarnya semua pihak juga sudah harus melihat kenyataan bahwa Indonesia bahkan dunia sekarang sedang dilanda wabah yang sangat mematikan.

    "COVID-19, bukan sembarang virus yang ancamannya sangat tidak kelihatan. Pandemi corona ini mencemaskan. Hubungannya dengan olahraga tentu sangat besar risikonya, karena banyak cabang olahraga yang bersentuhan dan tanpa jarak sama sekali. Sangat berisiko," katanya.

    "Tetapi secara organisasi, tentu kami patuh dengan keputusan KONI Pusat sebagai pemegang hak untuk memutuskan ditunda atau tidaknya PON 2020. Kami tetap melakukan persiapan sebisanya, dan itu sudah ditangani oleh tim Satgas. Jika skenarionya berubah bagaimanapun, kami akan tetap menyesuaikan,” kataYusuf.

    Yusuf mengatakan hingga saat ini keputusan yang disepakati bersama KONI Lampung adalah mengembalikan para atlet ke rumah masing-masing setelah sebelumnya sudah diadakan pemusatan latihan.

    "Kini seluruh atlet berlatih mandiri di rumah masing-masing diawasi pelatih dan dilakukan monitoring oleh tim Satgas KONI Lampung," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.