Muhammad Bin Salman Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi. Sumber: Reuters/straitstimes.com

    Muhammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi. Sumber: Reuters/straitstimes.com

    TEMPO.CO, JakartaMuhammad bin Salman  akan menjadi pemilik klub terkaya di dunia jika pembelian Newcastle United disetujui oleh otoritas Liga Inggris. 

    Badan Investasi Arab Saudi yang dia ketuai disebut memiliki kekayaan jauh lebih besar ketimbang taipan lain yang memiliki klub sepak bola.

    Kekayaannya diperkirakan berjumlah Rp 6.147 triliun, jauh di atas pemilik klub lain termasuk Sheikh Mansour dari Manchseter City.

    Menurut daftar kekayaan pemilik klub terkaya di dunia, yang dimuat The Sun, 22 April 2020, Mansour berada di posisi kedua, diikuti pemilik RB Salzburg, Dietrich Mateschitz.

    Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, berada di urutan kelima di bawah bos Juventus Andrea Agnelli

    Daftar 10 Pemilik Klub Terkaya

     PemilikKlubKekayaan
    1Muhammad Bin SalmanNewcastle UnitedRp 6.147 Triliun
    2Sheikg Mansour Manchester CityRp 445 triliun
    3Dietrich MateschitzRB SalzburgRp 301 triliun
    4Andrea AgnelliJuventusRp 211 triliun
    5Roman AbramovichChelseaRp 184 triliun
    6Philip AnschutzLA GalaxyRp 155 triliun
    7Stan KroenkeArsenalRp 130 triliun
    8Nasser Al-KhelaifiPSGRp 124 triliun
    9Zhang JindongInter MilanRp 119 triliun
    10Guo ChuangchangWolvesRp 115 triliun

    Jika pengambilalihan Newcatle lancar, Yasir Al-Rumayyan, rekan dekat keluarga Mohammed bin Salman, akan menjadi ketua baru klub itu. 

    Setelah penyelesaian kesepakatan, konsorsium Saudi akan memiliki 80 persen saham klub - dengan Amanda Staveley dan Ruben bersaudara mempunyai 20 persen.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Siap-Siap Sekolah Saat Pandemi Covid-19

    Berikut tips untuk mempersiapkan anak-anak kembali ke sekolah tatap muka setelah penutupan karena pandemi Covid-19.