Balap Virtual Formula E: Pembalap Jerman Tak Berkutik di Berlin

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Formula 3 Sophia Floersch berlatih mengemudi dengan menggunakan simulator di tengah pandemi wabah Virus Corona di Gruenwald dekat Munich, Jerman, 12 Mei 2020. REUTERS/Andreas Gebert

    Pembalap Formula 3 Sophia Floersch berlatih mengemudi dengan menggunakan simulator di tengah pandemi wabah Virus Corona di Gruenwald dekat Munich, Jerman, 12 Mei 2020. REUTERS/Andreas Gebert

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim Nissan e.dams, Oliver Rowland, finis pertama di seri kelima ajang balap virtual Formula E yang digelar di sirkuit virtual Berlin, Jerman, Sabtu 23 Mei 2020. Seperti dikutip dari laman resmi Formula E, Rowland mengawali pekan ini dengan menjuarai BRDC Esports Championship di Monza, sebelum meraih kemenangan pertamanya di ePrix virtual tersebut.

    Dalam empat seri sebelumnya, balap virtual mobil listrik bertajuk Race Home Challenge itu didominasi oleh dua pembalap Jerman, Maximilan Guenther dan Pascal Wehrlein. Namun Rowland menggagalkan pesta tuan rumah dan menjadi pembalap non-Jerman yang memenangi kompetisi tersebut.

    Di Berlin, pembalap tim Mercedes-Benz EQ Stoffel Vandoorne mengawali balapan dari pole position. Ini adalah ketiga kali baginya di kompetisi adu cepat mobil lisrik virtual tersebut. Namun Vandoorne kehilangan posisinya di awal lomba setelah disalip Daniel Abt dari tim Audi Sport.

    Kedua pembalap itu kemudian kehilangan posisi mereka setelah Rowland melesat ke depan untuk memimpin lomba, dan di menit-menit terakhir menjelang finis sang pebalap asal Inggris itu mampu menahan serangan Vandoorne yang harus puas finis runner-up.

    Abt melengkapi podium hari itu sebagai juara tiga. Dia yang sebelumnya tampil impresif di babak kualifikasi, yang menempatkannya start di baris terdepan di samping Vandoorne.

    Pemimpin klasemen sementara Pascal Wehrlein (Mahindra Racing) finis keempat, sedangkan juara dua seri Maximilian Guenther (BMW i Andretti Motorsport) mengalami kecelakaan dan finis P8.

    "Setelah beberapa pekan aku mengalami kesialan, jadi aku ingin menghindari dari masalah. Aku tahu jika Stoffel cepat dan tak ingin terlalu memberinya perlawanan," kata Rowland. "Setelah mereka saling bertarung, aku mengambil kesempatan yang ada itu.

    Untuk sementara Wehrlein tetap memuncaki klasemen pembalap dengan raihan 82 poin, sedangkan Vandoorne menempel ketat di peringkat dua dengan selisih hanya empat poin. Guenther tak jauh di peringkat tiga dengan 71 poin.

    Rowland sendiri kini di peringkat lima dengan raihan 43 poin, terpaut lima poin dari Robin Frijns dari tim Envision Virgin Racing di peringkat empat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.