Jepang Buat Aplikasi Sorak, Dukungan pada Tim di Stadion Tertutup

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pertandingan Liga Serie A antara AC Milan melawan Genoa di stadion San Siro, Milan, Italia Ahad, 8 Maret 2020. Pertandingan digelar tertutup tanpa penonton ketika jumlah kasus virus korona meningkat di wilayah sentra keuangan Italia di Kota Milan. REUTERS/Daniele Mascolo

    Suasana pertandingan Liga Serie A antara AC Milan melawan Genoa di stadion San Siro, Milan, Italia Ahad, 8 Maret 2020. Pertandingan digelar tertutup tanpa penonton ketika jumlah kasus virus korona meningkat di wilayah sentra keuangan Italia di Kota Milan. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta -  Sebuah perusahaan di Jepang mengembangkan aplikasi yang dapat membuat para penggemar olahraga bersorak sorai menyemangati tim favoritnya masing-masing saat sedang bertanding di stadion kosong tanpa penonton.

    Aplikasi ini sudah bisa digunakan penggemar liga bisbol profesional Jepang, yang  dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada 19 Juli 2020 dan liga sepak bola Jepang yang dimulai sekitar dua minggu setelahnya. Kedua liga tersebut akan digelar tanpa penonton untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

    Dengan adanya sistem sorak sorai jarak jauh, para penggemar bisa menyaksikan pertandingan di televisi sambil menyemangati tim kesayangannya melalui ponsel pintar. Mereka dapat mengirimkan teriakan dukungan yang sudah direkam sebelumnya ataupun pesan langsung.

    Suara-suara teriakan yang mereka kirim selanjutnya akan bergema di stadion secara real time, yang ditransmisikan oleh pengeras suara.

    Yamaha Corporation selaku pengembang aplikasi tersebut baru-baru ini telah mencoba sistem sorak sorai jarak jauh itu di Stadion ECOPA Shizuoka yang berkapasitas 50.000 penonton dan kerap digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola.

    Saat uji coba, dua tim sepak bola Liga Jepang, yakni Jubilo Iwata dan Shimizu S-Pulse turut dilibatkan.

    Para penggemar yang menyaksikan pertandingan tersebut dari rumah masing-masing dapat mengirimkan dukungan yang kemudian diperdengarkan melalui 58 pengeras suara yang ada di stadion.

    “Saat uji coba, saya menutup mata dan merasakan seolah-olah teriakan dan sorak sorai penonton itu nyata, seolah-olah mereka ada di stadion ini bersama saya,” kata salah satu pejabat Stadion ECOPA Shizuoka, Keisuke Matsubayashi dikutip dari Reuters, Rabu, 27 Mei 2020.

    “Sistem sorak sorai jarak jauh itu bisa menyemangati para pemain bahkan di stadion sebesar ini,” ungkap Matsubayashi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.