Sertifikasi Pelatih Olahraga Jadi Prioritas Kemenpora

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti menilai para pelatih menjadi tulang punggung dalam pembinaan atlet olahraga nasional.

    Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti menilai para pelatih menjadi tulang punggung dalam pembinaan atlet olahraga nasional.

    INFO SPORT  Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti, menilai para pelatih menjadi tulang punggung dalam pembinaan atlet olahraga nasional. Menurutnya, secara nasional minimal kebutuhan pelatih yang memiliki sertifikasi pendidikan sarjana olahraga adalah 30 persen, namun saat ini jumlah itu belum tercapai.

    "Saat ini para pelatih olahraga yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana olahraga hanya 21 persen, padahal kebutuhan minimal yang diperlukan adalah 30 persen," kata Chandra saat membuka Sosialisasi Permenpora No. 1 Tahun 2020 secara virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 10 Juni 2020.

    Sosialisasi Permenpora No. 1 Tahun 2020 ini terkait tentang Pelaksanaan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga dan Jabatan Fungsional Asisten Pelatih Olahraga melalui Penyesuaian atau Inpassing.

    "Kemenpora saat ini, salah satu program prioritasnya terutama dalam bidang peningkatan prestasi olahraga pembinaan usia dini dengan meningkatkan sertifikasi pelatih olahraga," ujarnya.

    Kendati melalui sosialisasi jarak jauh yang diikuti Kadispora Provinsi dan Kepala BKD seluruh Provinsi di Indonesia, Chandra Bhakti, berharap semua stakeholder Kemenpora dapat bersinergi dan melaksanakan amanah yang tertuang dalam peraturan itu dengan baik.

    "Dengan pengaturan Permenpora No. 1 Tahun 2020 ini akan dilihat secara menyeluruh bagaimana latar belakang pendidikannya para atlet, bagaimana latar belakang kemampuan yang dimiliki, maupun pengalamannya," katanya.

    Chandra menyatakan, ke depan para pelatih olahraga menjadi tulang punggung dalam pembinaan para atlet, apa yang dilakukan saat ini memiliki nilai yang strategis dan sangat penting dalam memajukan olahraga secara keseluruhan. Ia berharap, sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam bidang olahraga, khususnya para pelatih olahraga.

    "Semoga sosialisasi ini memberikan kemanfaatan yang besar, forum ini selain juga menjadi forum silaturahmi antar kita yang sedang memasuki tatanan Normal Baru juga memiliki harapan agar peningkatan prestasi olahraga nasional menjadi kebanggaan bangsa dan negara," ucapnya.

    Pembentukan Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga dan Jabatan Fungsional Asisten Pelatih Olahraga yang tertuang dalam PermenpanRB Nomor 40 Tahun 2014 dan PermenpanRB Nomor 41 Tahun 2014 menjadi acuan Kemenpora dalam menyusun Permenpora No. 1 Tahun 2020.

    Turut hadir mendampingi, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Esa Sukmawijaya; Sekretaris Deputi Kemenpora, Marheni Dyah Kusumawati; Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, Sanusi; Asdep SDM Standardisasi dan Kompetensi KemenpanRB; serta para narasumber, Prof. Hari A. Rachman dan Dr. M. Hamid Anwar. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.