Piala Dunia U-20, GBK Arena Resmi Jadi Markas INAFOC

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kedua kanan) bersama Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto (kanan), Sekjen Kemenpora Gatot S Dewa Brata (kiri) dan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto (kedua kiri) meninjau calon kantor panitia penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC) di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020. INAFOC akan berkantor di GBK Arena selama persiapan hingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 pada 20 Mei sampai 11 Juni mendatang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (kedua kanan) bersama Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto (kanan), Sekjen Kemenpora Gatot S Dewa Brata (kiri) dan Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto (kedua kiri) meninjau calon kantor panitia penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC) di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020. INAFOC akan berkantor di GBK Arena selama persiapan hingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 pada 20 Mei sampai 11 Juni mendatang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi menetapkan gedung Gelora Bung Karno Arena (GBK Arena), Senayan, Jakarta, menjadi sekretariat penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC). Keputusan itu dibuat setelah melakukan peninjauan Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta PSSI.

    GBK Arena merupakan bekas kantor panitia pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC). Gedung lima lantai itu akan menjadi pusat aktivitas kepanitiaan INAFOC dan terdiri dari berbagai unsur lembaga yang terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

    "Kami lihat tempat ini karena pernah digunakan saat Asian Paragames. Menurut kami ini tempat, memang ada pilihan lain yang ditawarkan, tapi setelah kami lihat sepintas, langsung kita bisa menentukan bahwa inilah tempat sekretariat kepanitiaan Piala Dunia U-20," ujar Menteri Zainudin Amali, di GBK Arena, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.

    Amali beserta Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto serta Direktur Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto awalnya akan memantau dua lokasi yakni GBK Arena dan GBK Serbaguna. Pertimbangan akses yang mudah serta dekat dengan lokasi-lokasi strategis membuat Amali tak butuh waktu lama menetapkan GBK Arena sebagai sekretariat INAFOC.

    Zainuddin Amali, yang juga politikus Partai Golkar itu, mengatakan, "Semua aktivitas kepanitiaan akan terpusat di sini, dari berbagai unsur baik itu dari Kemenpora, PSSI, kementerian lembaga lainnya itu berkantornya di sini dan juga pasti kita siapkan tempat untuk media."

    Saat ini, Amali pun masih menunggu struktur kepanitiaan INAFOC dari FIFA. "Kami akan siapkan sehingga bisa mengupdate dari waktu ke waktu. Yang akan day by day di sini Pak Iwan Budianto (Waketum PSSI), yang lain belum bisa diumumkan," ujarnya.

    Zainuddin Amali menambahkan, "FIFA sedang menyusun kepanitiaan seperti apa kebutuhannya nanti akan kita publikasikan. Karena ini Piala dunia U-20 adalah propertinya FIFA, kita sebagai penyelenggara akan ikut panduan apa yang digariskan oleh FIFA."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.