Alex: Saya Harap Marc Marquez Segera Pulih

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Marquez dan Marc Marquez. (instagram/@marcmarquez93)

    Alex Marquez dan Marc Marquez. (instagram/@marcmarquez93)

    TEMPO.CO, Jakarta - Adik juara dunia MotoGP Marc Marquez, Alex, yakin andalan tim Honda itu akan segera pulih setelah jatuh dan cedera lumayan parah dalam Grand Prix Spanyol, Minggu, 19 Juli 2020.

    "Saya sudah mengunjungi dan bicara dengan Mark," kata Alex seperti dikutip laman Gpone.com, Senin, 21 Juli 2020.

    Menurut dia, kondisi Marc cukup baik meskipun diakuinya suasana hatinya sedang tidak baik. "Setiap kali jatuh pasti dia tidak bahagia. Ia tahu ia cedera dan tidak optimistis mengenai hal ini," kata Alex, yang juga satu tim dengan kakaknya.

    "Secara pribadi, saya harap ia segera pulih dengan cepat, meski tidak tahu kapan ia bisa sembuh," katanya.

    Marc Marquez jatuh ketika mencoba mengejar pembalap tim Yamaha, Maverick Vinales, beberapa putaran menjelang akhir balapan. Saat itu, dia berada di posisi ketiga setelah sebelumnya sempat terlempar ke posisi ke-15. Balapan pun dimenangkan oleh pembalap tim Petronas Yamaha, Fabio Quartararo, yang mendominasi balapan sejak awal hingga akhir.

    Alex mengatakan kakaknya kecewa karena sudah nyaris bisa meraih podium. "Yang membuat dia marah adalah ia siap naik podium dan sudah bisa melewati Maverick dan akhirnya dia jatuh ketika melakukan sedikit kesalahan," katanya.

    "Tapi ini kejuaraan dunia dan konsekuensinya semua hal ini bisa terjadi. saya yakin dia akan belajar atas apa yang terjadi dan akan bisa lebih kuat dari sebelumnya."

    Marc Marquez dikabarkan akan menjalani operasi di Barcelona pada Selasa ini. Ia mengalami cedera patah pada lengan kanannya.

    GPONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selama 4 Bulan Ada Bantuan Tunai untuk Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Pemerintah memberikan bantuan tunai bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta selama 4 bulan. Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan hal itu demi ekonomi.