BWF Batalkan Empat Turnamen World Tour Badminton di Asia

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan merayakan kemenangan bersama Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi (kanan) seusai final BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou, Ahad, 15 Desember 2019. Di tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting gagal juara setelah kalah dari Kento Momota. Badmintonindonesia.org

    Hendra Setiawan (kiri) dan Mohammad Ahsan merayakan kemenangan bersama Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi (kanan) seusai final BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou, Ahad, 15 Desember 2019. Di tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting gagal juara setelah kalah dari Kento Momota. Badmintonindonesia.org

    TEMPO.CO, JakartaFederasi Bulu tangkis Dunia (BWF) mengeluarkan keputusan pembatalan empat turnamen yang berlangsung di kawasan Asia Timur pada September mendatang. BWF membatalkan turnamen tersebut akibat perkembangan situasi pandemi yang masih mengkhawatirkan di daratan Asia.

    Dalam laman resmi BWF yang diakses hari Rabu, 29 Juli 2020, keempat turnamen yang dibatalkan pelaksanaannya yaitu Taipei Open (1-6 September), Korea Open (8-13 September), China Open (15-20 September), dan Japan Open (22-27 September).

    Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund mengatakan Keputusan untuk membatalkan turnamen ini dibuat dengan mempertimbangkan kesehatan para pemain, penonton, relawan dan asosiasi anggota. "Kami sangat kecewa harus membatalkan turnamen, tetapi keamanan dan kesehatan semua orang yang terlibat adalah hal yang paling penting saat ini," kata dia.

    BWF menyebutkan, keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan teknis, pengamatan situasi terkini, serta konsultasi dengan tuan rumah acara yang bersangkutan. Menurut dia, anggota asosiasi sudah melakukan upaya signifikan di negara masing-masing selama proses penyelesaian pandemi. 

    "Saya berharap agar semua bersabar dan tetap berkomitmen kepada BWF. Kami merasakan kekecewaan banyak orang di seluruh dunia yang menantikan kembalinya bulu tangkis, dan menghargai semua dukungan besar dari para penggemar dan mitra karena kami terus berusaha menggelar turnamen di sisa musim 2020," kata Thomas Lund.

    BWF dan para mitra secara ketat akan memantau dan mematuhi semua pedoman pemerintah tentang turnamen yang akan datang. BWF, kata Thomas, segera melakukan pembaruan sisa agenda turnamen badminton untuk tahun 2020. "BWF akan terus menyesuaikan diri dengan perubahan untuk memastikan setiap kegiatan bulu tangkis sepenuhnya mematuhi peraturan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), otoritas kesehatan setempat, dan pembatasan perjalanan internasional dan domestik," ujar dia. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selama 4 Bulan Ada Bantuan Tunai untuk Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Pemerintah memberikan bantuan tunai bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta selama 4 bulan. Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan hal itu demi ekonomi.