Amanda Staveley: Pembelian Newcastle Gagal karena Dihalangi Liga Primer dan Klub

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amanda Staveley (Thismoney.co.uk)

    Amanda Staveley (Thismoney.co.uk)

    TEMPO.CO, JakartaAmanda Staveley menyalahkan Liga Premier dan klub-klub pesaing atas batalnya pengambilalihan Newcastle.

    “Alasan kesepakatan itu gagal adalah karena Liga Premier," kata Staveley dengan emosional. “Mereka memiliki kesempatan, mereka mengatakan kami belum menjawab semua pertanyaan dan kami telah melakukannya. Tapi klub-klub lain di Liga Premier tidak ingin itu terjadi," kata Staveley, Kamis, 30 Juli 2020.

    Ia tidak menyebut klub mana yang menghambat pengambilalihan. Namun The Times menyebutkan, Liverpool dan Tottenham Hotspurs, yang merasa terancam oleh potensi kemajuan tim berjuluk Magpies itu. Liverpool dan Spurs belum menanggapi tudingan ini.

    Staveley, Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi dan Reuben bersaudara secara mendadak membatalkan pada pengambilalihan klub dengan biaya 300 juta pound atau sekitar Rp 5,7 triliun.

    Pembatalan itu bersamaan dengan munculnya rumor pemilik Magpies Mike Ashley mencoba menaikkan harga di menit-menit terakhir.

    “Saya benar-benar patah hati untuk klub, para penggemar dan masyarakat, karena investasi yang akan masuk ke klub akan sangat penting. Ini bencana bagi mereka."

    Kesepakatan pengambilalihan dicapai oleh Ashley dan Saveley pada awal April 2020. Bersama Staveley, ada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, yang juga ketua ketua PIF.

    Namun paya pembelian tidak berjalan mulus, terutama menyangkut pembajakan hak siar Liga Primer di Saudi.

    Jamie Reuben, yang ikut dalam konsorsium itu, mengucapkan terima kasih atas dukungan penggemar Newcastle.  "Kami benar-benar menghargai ungkapan dukungan dan kesabaran Anda yang luar biasa. Kami minta maaf itu tidak terjadi," tulisnya di akun Twitter.

    Pernyataan resmi konsorsium itu mengatakan penyebab batalnya pengambilalihan karena proses yang berkepanjangan ditambah dengan keadaan global sehingga investasi tidak lagi layak secara komersial.

    Staveley mengaku tidak tahu apakah upaya membeli Newcastle ini sama sekali terhenti. “Apakah kami menyerah sekarang? Saya tidak tahu. Mungkin ada jalan ke depan."

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selama 4 Bulan Ada Bantuan Tunai untuk Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Pemerintah memberikan bantuan tunai bagi pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta selama 4 bulan. Menteri BUMN Erick Tohir mengatakan hal itu demi ekonomi.