Sony dan Markis/Hendra ke Perempatfinal di Cina Master  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Changzou: Dua favorit juara di nomor berbeda, Sony Dwi Kuncoro dan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan, melangkah ke perempatfinal turnamen bulu tangkis Cina Master Super Series yang berlangsung pada Kamis (25/9) sore di Changzhou, Propinsi Jiangsu, Cina.

    Sony, juara Jepang terbuka pekan lalu, melaju mulus ke Delapan Besar setelah menyingkirkan pemain Inggris, Andrew Smith, dua set langsung, 21-14, 21-12.

    Sementara itu, langkah lebih mudah didapatkan juara Olimpiade Beijing yang juga unggulan utama, Markis/Hendra, setelah di babak kedua mengempaskan perlawanan duet Thailand Songphon Anugritayawon/Tesana Panvisvas, 21-12, 21-12.

    Pada pertandingan sebelumnya, pebulu tangkis Taufik Hidayat juga berhasil menembus perempatfinal. Bertanding di babak kedua, Taufik, yang diunggulkan di tempat ketujuh, berhasil menundukkan pemain muda tuan rumah, Chen Yu, dengan dua set langsung 21-15, 21-18.

    Pada beberapa nomor yang telah dimainkan siang tadi, tim Merah-Putih juga berhasil meloloskan para pemainnya di perempat final.

    Di ganda putra, kemenangan mengejutkan dicatat oleh pasangan nonunggulan Hendra Aprida Gunawan/Joko Riyadi yang menundukkan ganda unggulan keempat asal Malaysia Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari dalam pertarungan ketat, 12-21, 21-19, 21-18.

    Sementara itu, ganda Indonesia lainnya Yonatan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan yang diunggulkan di posisi kedelapan menang dua set langsung atas ganda Negeri Jiran lainnya Mohd Razif Abdul Latif/Tan Wee Kiong, 21-17, 21-19.

    Kemenangan dua ganda muda itu mengikuti langkah ganda campuran Muhammad Rijal/Vita Marissa yang lebih dulu melaju ke prempatfinal setelah menundukkan pasangan Malaysia, Hoon Thien How/Chin Eei Hui, 21-17, 17-21, 21-11.

    Sayangnya, langkah anak-anak Cipayung sedikit ternoda setelah ganda putri unggulan kelima Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii dikalahkan ganda nonunggulan Cina, Cheng Shu/Zhao Yunlei, 21-19, 14-21, 20-22.

    Bobby Chandra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?