Cabang Olahraga Wushu Terima Dana Pelatnas Rp 6,23 Miliar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet wushu Nadya Permata berlatih secara mandiri di kawasan apartemen tempat tinggalnya di Kelapa Gading, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2020. Atlet wushu nomor taolu peraih dua perak dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2018 itu harus berlatih secara mandiri saat masa pandemi COVID-19 untuk mempersiapkan diri agar dapat lolos dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua. ANTARA

    Atlet wushu Nadya Permata berlatih secara mandiri di kawasan apartemen tempat tinggalnya di Kelapa Gading, Jakarta, Minggu, 7 Juni 2020. Atlet wushu nomor taolu peraih dua perak dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2018 itu harus berlatih secara mandiri saat masa pandemi COVID-19 untuk mempersiapkan diri agar dapat lolos dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaPengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menerima dana pemusatan latihan nasional atau pelantas jangka panjang dari Kemenpora sebesar Rp 6,23 miliar yang salah satu fungsinya untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga andalan Indonesia itu.

    Perjanjian Kerja Sama antara Kemenpora yang diwakili oleh PPK PPON Kemenpora Yayan Rubaeni dengan Sekjen PB WI Ngatino terkait dana fasilitasi Pelatnas dan pembinaan jangka panjang Tahun 2020, dilakukan di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Selasa malam, 25 Agustus 2020.

    Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora yang memberikan dana fasilitasi pelatnas dan pembinaan jangka panjang 2020 untuk cabang olahraga wushu.

    "Ini semua akan kami gunakan untuk meningkatkan prestasi atlet-atlet wushu yang saat ini telah mengukir prestasi untuk lebih berprestasi lagi. Kami laporkan juga bahwa PB WI telah terakreditasi oleh BSANK," kata pria yang juga menjabat Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju dalam keterangan resminya.

    Baca Juga: Dicoret dari Pelatnas Panahan, Riau Ega: Saya Ingin Didampingi Pelatih Jatim

    Mekanisme proses penyaluran bantuan dilakukan dengan me-review substansi program pada proposal yang diajukan, yang dilakukan oleh tim yang berjumlah 5 orang dari unsur Kemenpora, Akademisi dan Praktisi, selanjutnya dilakukan seleksi administrasi termasuk Rencana Anggaran Biaya berdasarkan hasil review oleh tim yang dibentuk oleh PPK. Hasilnya disepakati dari usulan anggaran Rp 6.705.985.000,- disetujui bantuan sebesar Rp 6.239.085.000,-.

    Penyaluran dilakukan melalui transfer dari KPPN Kemenkeu langsung ke Rekening PB WI. Tahap 1 dicairkan sebesar 70% dari total bantuan, dan tahap 2 sebanyak 30% akan setelah LPJ minimal 80% dari anggaran tahap 1 telah dirampungkan.

    Adapun komponen dana fasilitasi yang diberikan meliputi honorarium, akomodasi, suplemen, peralatan, perlindungan kesehatan dalam rangka pencegahan COVID-19, tiket pemanggilan dan pemulangan, sewa tempat latihan dan jaminan kesehatan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diperuntukkan bagi manajer, atlet, pelatih dan tenaga pendukung.

    Airlangga menambahkan selama ini wushu terus melakukan pembinaan atlet secara berjenjang dengan melibatkan pembinaan di daerah. Untuk pelatnas sendiri ada kurang lebih 34 atlet yang merupakan atlet binaan secara berjenjang.

    Sementara, Menpora Zainudin Amali mengatakan bantuan dana pelatnas yang diberikan Kemenpora ini diharapkan bisa membantu meningkatkan prestasi cabang olahraga wushu di event internasional. Apalagi Wushu selama ini menjadi salah satu penyumbang medali di SEA Games atau Asian Games.

    "Wushu selama ini menjadi salah satu penyumbang medali, dan bantuan ini saya harap bisa meningkatkan prestasi wushu," katanya.

    Menpora mengingatkan agar pengelolaan dana pelatnas ke cabang olahraga dilakukan dengan baik. Setiap proposal yang masuk direview oleh tim dari berbagai unsur dan penyaluran sesuai tahapan.

    "Saya ingatkan, sekarang BPK juga memeriksa langsung cabor-cabor, secara random siap-siap saja, agar semua dilaksanakan sesuai perjanjian yang disepakati bersama," pesan Zainudin Amali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPnBM Nol Persen, Cara Mudah Hitung Harga Mobil Baru Honda Brio

    Harga baru berlaku setelah penerapan PPnBM Nol Persen mulai Senin, 1 Maret 2021. Diskon terhadap PPnBM ini berlaku pula untuk Honda Brio.