Jelang Latihan Perdana, PSS Sleman Masih Renegosiasi Kontrak Dejan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dejan Antonic saat melatih PSS Sleman (Liga Indonesia)

    Dejan Antonic saat melatih PSS Sleman (Liga Indonesia)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PSS Sleman tengah bersiap menggelar latihan perdana pekan ini untuk persiapan lanjutan Liga 1 2020 usai menjalani tes usap serentak pada Minggu 23 Agustus 2020. Namun, jelang latihan perdana itu, nasib sang pelatih Dejan Antonic di PSS Sleman justru masih tanda tanya.

    Baca Juga: Pemain Baru Jalani Tes Usap, PSS Sleman Terpaksa Undur Jadwal Latihan

    Sebab saat ini manajemen PSS Sleman masih melakukan proses renegosiasi kontrak dengan pelatih asal Serbia itu untuk urusan penyesuaian gaji sesuai dengan keputusan PSSI bernomor SKEP/53/V/2020 di masa pandemi ini.

    Adapun Dejan dan asisten pelatih PSS Mladen Dodic memang belum tiba di Sleman. Dejan diketahui harus antre penerbangan karena bandara internasional Hong Kong -tempatnya tinggal selama empat bulan saat Covid-19 ini - hanya melayani satu kali penerbangan dalam satu hari. Selain itu juga terkait syarat yang musti dibawa Dejan masuk Indonesia di masa pandemi ini.

    Namun demikian, manajemen PSS memastikan masih menjalin komunikasi intens dengan mantan pelatih Persib Bandung itu.

    "Dengan coach Dejan secara prinsip (proses renegosiasi) tak ada masalah, sudah oke, tinggal soal jangka panjangnya saja. Ya semoga proses (negosiasi ulang) itu, baik untuk pelatih dan pemain bisa selesai besok Rabu (26 Agustus)," ujar Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada, Marco Gracia Paulo, Selasa 25 Agustus 2020.

    Marco menambahkan sebenarnya pekan ini pun Dejan sudah dijadwalkan bertolak ke Sleman. Namun Dejan masih berupaya mencari rumah sakit untuk mendapatkan hasil rapid test.

    Sebab regulasi di rumah sakit Hong Kong tak memberikan hasil cetak rapid test kepada pasien padahal itu jadi satu syarat masuk Indonesia. "Di Hong Kong print out rapid test tidak diberikan, Coach Dejan sedang cari rumah sakit swasta yang bisa memberikan hasil test dalam bentuk kertas fisik itu sebagai syarat kembali ke Indonesia," ujarnya.

    Adapun saat dikonfirmasi, Dejan membenarkan dirinya masih dalam proses renegosiasi kontrak dengan PSS Sleman. "Semoga dalam dua sampai tiga hari ke depan segera ada kata sepakat, doakan saja lancar," ujarnya.

    Para pemain PSS Sleman saat ini tengah menanti hasil tes usap yang sudah dilakukan pada Minggu 23 Agustus lalu karena hasilnya dijadwalkan keluar paling cepat pada Rabu 25 Agustus 2020. Sesuai arahan tim dokter, selama menunggu hasil tes usap keluar, para pemain Super Elang Jawa diminta tetap berlatih fisik secara mandiri di kamar masing-masing untuk menyambut Liga 1 2020.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.