Simulasi Piala Thomas, Karono Sumbang Poin Ketiga untuk Tim Rajawali

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karono, pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia. (badmintonindonesia.org)

    Karono, pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Karono sukses mengamankan keunggulan tim Rajawali menjadi 3-0 dalam turnamen simulasi Piala Thomas 2020, dengan mengalahkan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang menjadi wakil tim Garuda. Karono menuntaskan pertandingan partai ketiga dengan dua game langsung dengan skor 21-18, 21-17.

    Bertanding di Pelatnas Bulu Tangkis PBSI Jakarta, Selasa, 1 September 2020, Karono tampil mengejurkan. Ia mampu mengatasi Ikhsan yang bermain menyerang. Tahu keunggulan lawannya, Karono sejak awal gim memilih bermain dengan tempo lambat. Reli pendek dan bermain di area net menjadi tumpuan dalam strategi yang dibawa Karono saat menghadapi Ikhsan.

    "Sebenarnya kalau dari latihan sama saja ya, tapi mungkin dari stamina juga karena saya bisa main lambat," kata Karono menceritakan kunci kemenangannya seusai pertandingan.

    Baca juga : Partai Perdana Simulasi Piala Thomas, Jonatan Chrsitie Kalahkan Anthony Ginting

    Strategi mengulur permainan benar-benar dipraktikan Karono di kedua game, termasuk pengembalian yang presisi menjadi nilai lebih untuk menambah poin sebelum mengakhiri pertandingan partai ketiga ini dalam 50 menit. "Di pertandingan sebelumnya sudah unggul 2-0 (dari Garuda) jadi saya main tidak ada beban sih. Tapi ini kan turnamen beregu pertama jadi ada rasa tegang juga," ujar Karono.

    Di partai keempat tim Rajawali melawan Garuda, berlangsung pertandingan ganda putra Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Rambitan vs Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan akan ditutup dengan laga tunggal putra Bobby Setiabudi vs Syabda Perkasa Belawa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.