Simulasi Piala Thomas, Chico Aura Dwi Wardoyo Tekuk Shesar Hiren Rhustavito

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chico Aura Dwi Wardoyo dalam PBSI Home Tournament, Jakarta, Rabu 8 Juli 2020. Doc. TIM PBSI.

    Chico Aura Dwi Wardoyo dalam PBSI Home Tournament, Jakarta, Rabu 8 Juli 2020. Doc. TIM PBSI.

    TEMPO.CO, Jakarta - Chico Aura Dwi Wardoyo menyumbang poin pertama bagi tim Harimau setelah menumbangkan Shesar Hiren Rhustavito pada ajang Simulasi Piala Thomas 2020. Digelar di Pelatnas PBSI Cipayung, atlet tunggal putra itu menaklukkan Shesar dengan perolehan angka 11-21, 21-19, 21-18.

    “Saya kalah di gim pertama karena terlalu mengikuti pola permainan lawan. Tapi di gim kedua, saya mencoba membalikkan keadaan dan memegang kendali permainan,” kata Chico dikutip situs PBSI, Selasa, Selasa 1 September 2020.

    Baca juga : Selain Thomas Cup dan Uber, Indonesia Bakal Ikuti 2 Turnamen Bulu Tangkis Dunia

    Bermain tiga game, pemain pelatnas bulu tangkis berusia 22 tahun itu bermain lebih agresif di babak terakhir. Lawannya pun kewalahan dan akhirnya bertekuk lutut. Butuh waktu 62 menit bagi Chico untuk memenangi laga sengit sore itu “Pada gim penentu, saya bermain lebih agresif. Dengan begitu, saya bisa mengontrol permainan lawan dan merebut kemenangan,” tutur Chico.

    Di sisi lain, pemain yang kini menempati peringkat ke-75 dunia itu mengaku tidak memasang target khusus pada ajang Simulasi Piala Thomas dan Uber 2020 yang digelar PBSI. Dia hanya ingin bermain semaksimal mungkin dan berharap bisa memperoleh hasil yang terbaik untuk tim Harimau.

    Baca juga : Laga Perdana Simulasi Piala Thomas, Tim Rajawali Unggul 4-1 atas Tim Garuda

    “Soal target tim, kami mau main maksimal dulu saja. Turnamen beregu sama perorangan itu terasa sekali bedanya. Kalau di turnamen beregu, ada tim yang menyoraki jadi saya lebih semangat dan saat ketinggalan bisa bangkit lagi. Tapi di perorangan tidak seperti itu,” ungkap Chico Aura Dwi Wardoyo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.