Alfred Riedl Berpulang, Begini Ucapan Duka Cita dari Ketua PSSI dan Evan Dimas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alfred Riedl. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Alfred Riedl. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl meninggal karena penyakit kanker, Senin. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pun menyampaikan duka citanya.

    “Kami dari seluruh pengurus PSSI mengucapkan turut berduka cita, atas meninggalnya mantan pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl. Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan yang maha kuasa, selamat jalan Alfred Riedl,” ucap Iriawan, seperti dikutip laman PSSI, Selasa.

    Alfred Riedl, mantan pelatih kelahiran Vienna, Austria, lahir tanggal 2 November 1949 dan tutup usia tanggal 7 September 2020 di usianya yang ke-70 tahun. Sebagai pemain, dia adalah ujung tombak tim yang pernah bermain di klub-klub seperti FC Antwerp, Standard Liege, FC Metz, dan lainnya.

    Dalam karier pelatihnya, dia sudah menjadi bagian dari tim nasional Indonesia, era tahun 2010-2011, 2013-2014 dan yang terakhir di tahun 2016. Prestasi terbaiknya di Indonesia sebagai pelatih adalah membawa timnas dua kali menjadi runner-up Piala AFF di tahun 2010 dan 2016.

    Ucapan duka mendalam juga turut mengalir dari beberapa mantan pemain yang pernah diasuhnya dalam tim nasional Indonesia. Evan Dimas Darmono merasa kehilangan, dan pernah masuk tim dibawah Alfred Riedl untuk Piala AFF tahun 2014 dan 2016.

    “Memang kita sudah lama enggak dengar berita beliau. Terus sekarang tiba-tiba ada kabar meninggal,” tutur Evan. “Semoga amal beliau di dunia diterima di sisi Tuhan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.”

    Alfred Riedl juga merupakan sosok penting dalam karier Abduh Lestaluhu di level Timnas Indonesia. Abduh diberikan kesempatan debut oleh pria Austria pada 2016. Debut Abduh bersama Timnas Indonesia dimulai pada 6 September 2016.

    “Saya turut berduka cita atas kepergian Coach Alfred Riedl, saya sangat-sangat merasa kehilangan, karena beliau pelatih yang sangat-sangat berjasa dalam puncak karier saya,” kata Abduh.

    “Di tangan beliau saya dapat merasakan debut manis bersama Timnas Indonesia senior melawan Malaysia pada 2016 silam. Beliau pelatih yang baik, disiplin, dan pekerja keras. Saya berdoa semoga coach Alfred mendapatkan tempat yang baik,” kata Abduh Lestaluhu lagi.

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H