Kesaksian Keponakan: Diego Maradona Mengeluh Tidak Enak Badan Sebelum Wafat

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaDiego Maradona sempat mengeluh bahwa ia sedang tidak enak badan kepada keponakannya, Johnny Esposito, sesaat sebelum kematiannya. Setelah memberi tahu keponakannya tersebut, legenda sepak bola 60 tahun itu kembali untuk membaringkan badannya untuk istirahat. "Saya tidak enak badan," begitu Johnny memberi kesaksian kata-kata terakhir Maradona sebelum mendapatkan serangan jantung pada Rabu, 25 November 2020.

    Laki-laki bernama lengkap Diego Armando Maradona pada hari Rabu karena serangan jantung. Seorang perawat yang ditugaskan merawat Maradona, setelah keluar dari rumah sakit usai operasi pemindaian otak, menelepon ambulans. Tapi, panggilan itu sudah terlambat dan Maradona meninggal pada saat bantuan tiba.

    Baca juga : Maradona Wafat, Gary Lineker: Saya Harap Dia Mendapat Ketenangan di Tangan Tuhan

    Jam-jam terakhir kehidupan mantan bintang Napoli dan Barcelona yang mengejutkan berbagai media di Argentina. Hasil otopsi menunjukkan bahwa dia telah meninggal karena serangan jantung. Seseorang lain menggambarkan bagaimana dia terbangun di pagi hari tampak pucat dan mengeluh merasa kedinginan.

    Dia kembali ke tempat tidur setelah sarapan. Ia mengucapkan kata-kata terakhirnya, "Me siento mal" atau dalam bahasa Inggris berarti, "I don't feel well."

    Baca juga : Diego Maradona Berpulang, Argentina Tetapkan 3 Hari Masa Berkabung

    Jaksa John Broyad memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau aksi kriminalitas dalam kematian Maradona. “Tim forensik mulai bekerja pada pukul 4 sore. Tidak ada tanda-tanda kriminalitas atau kekerasan yang terdeteksi. Otopsi sedang dilakukan untuk menentukan penyebab kematian, tetapi kami dapat mengatakan pada tahap ini, penyebab kematian mengarah pada kematian yang alami."

    Presiden Argentina Alberto Fernandez telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional. Maradona, yang baru berusia 60 tahun pada tanggal 30 Oktober, mengatakan ingin mengukir pesan di batu nisannya. "Terima kasih karena telah bermain sepak bola karena olahraga itulah yang memberi saya kebahagiaan dan kebebasan paling besar. Rasanya seperti membuat saya menyentuh langit dengan tangan saya," kata dia.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.