Bulu Tangkis: Sekjen BWF Thomas Lund Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bulu tangkis. ANTARA/Maha Eka Swasta

    Ilustrasi Bulu tangkis. ANTARA/Maha Eka Swasta

    TEMPO.CO, JakartaFederasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mengumumkan bahwa Sekretaris Jenderal (Sekjen) mereka, Thomas Lund, telah dinyatakan positif Covid-19.

    Dalam pernyataan yang disiarkan laman resmi BWF, Minggu, Thomas Lund mengatakan, bahwa ia dinyatakan positif Covid-19 pada 10 Desember lalu.

    "Teman-teman komunitas bulu tangkis. Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pada Kamis 10 Desember saya dinyatakan positif Covid-19," kata mantan pebulu tangkis asal Denmark tersebut.

    "Saya sekarang dalam isolasi di rumah saya di Denmark," lanjutnya.

    "Prosedur pelacakan kontak secara menyeluruh telah dilakukan dan mereka yang mempunyai kontak erat dengan saya telah diberi tahu dan SOP yang diperlukan diaktifkan. Untungnya, saya melakukan kontak dengan sedikit orang dan sebagian besar berinteraksi dengan orang melalui pertemuan virtual," tambah Lund.

    Ia mengaku mengalami gejala ringan virus corona, dan merasa baik-baik saja dan tetap akan terus menjalankan tugasnya sebagai Sekretaris Jenderal BWF dari tempatnya isolasi.

    Sebelumnya, pebulu tangkis Denmark, Anders Antonsen juga mengaku positif Covid-19.

    "Hai teman-teman. Pembaruan dari saya. Sayangnya saya dinyatakan positif Covid-19 minggu lalu. Saya merasa sakit selama beberapa hari tetapi tidak ada yang terlalu buruk," kata Antonsen melalui akun Instagramnya beberapa hari lalu.

    Namun ia mengaku sudah beberapa hari baik-baik saja. "Saya berharap segera kembali berlatih dan melanjutkan persiapan saya untuk turnamen yang akan datang pada bulan Januari. Berhati-hatilah di luar sana dan tetap aman!"


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.