Bahrain Gantikan Australia untuk Seri Pembuka, Berikut Perubahan Jadwal F1 2021

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton melajukan mobilnya saat melakukan babak kualifikasi Grand Prix Formula 1 Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spanyol, 15 Agustus 2020. Josep Lago/Pool via REUTERS

    Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton melajukan mobilnya saat melakukan babak kualifikasi Grand Prix Formula 1 Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya, Barcelona, Spanyol, 15 Agustus 2020. Josep Lago/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaFormula 1 merombak kalender balap F1 untuk musim 2021. Grand Prix Australia, yang sebelumnya digelar sebagai seri pembuka, diundur ke bulan November 2021. Sebagai gantinya, GP Bahrain bakal menggantikan Australia sebagai tuan rumah seri pembuka.

    Kalender tersebut masih terdiri dari 23 balapan diawali dengan Grand Prix Bahrain pada 28 Maret 2021. Jadwal F1 ini satu pekan lebih larut dari jadwal semula yang seharusnya dimulai di Melbourne.

    "Pandemi global belum mengizinkan kehidupan kembali normal, tapi kami telah menunjukkan 2020 bahwa kami bisa membalap dengan aman sebagai olahraga internasional pertama yang kembali (digelar)," kata Presiden F1 Stefano Domenicali seperti dikutip AFP.

    Karena peraturan perbatasan perjalanan, penyelenggara masih membahas kelangsungan Grand Prix Ciina yang seharusnya digelar 18 April, dengan kemungkinan mengundurnya lebih larut tahun ini. Sirkuit Imola, Italia menempati slot jatah sirkuit Shanghai itu sebagai tuan rumah seri kedua. "Kami sangat senang untuk memastikan bahwa jumlah balapan yang direncanakan untuk musim ini tetap tidak berubah," kata Stefano.

    Stefano Domenicali meneruskan, "Merupakan berita bagus bahwa kami telah dapat menyetujui tanggal yang dijadwalkan ulang untuk Grand Prix Australia pada November dan terus bekerja dengan rekan-rekan Cina kami untuk menemukan solusi balapan di sana pada 2021 jika ada perubahan."

    "Kami sangat bersemangat untuk mengumumkan bahwa Sirkuit Imola akan kembali untuk musim 2021 dan tahu para penggemar kami akan menantikan kembalinya Formula Satu setelah istirahat musim dingin dan pembukaan musim yang direvisi di Bahrain."

    "Jelas, situasi pandemi virus tetap ada, tetapi kami memiliki pengalaman dari musim lalu dengan semua mitra dan promotor kami untuk beradaptasi sesuai dan aman pada tahun 2021," kata Stefano.

    Berikut ini kalender F1 yang direvisi seperti dilansir situs resmi F1:

    28 March – Bahrain (Sakhir)
    18 April - Italia (Imola*)
    2 Mei - Menunggu keputusan
    9 Me1 – Spanyol (Barcelona)
    23 Me1 – Monako (Monako)
    6 Juni – Azerbaijan (Baku)
    13 Juni – Kanada (Montreal)
    27 Juni – Prancis (Le Castellet)
    4 Juli – Austria (Spielberg)
    18 Juli – Inggris Raya (Silverstone)
    1 Agustus – Hungaria (Budapest)
    29 Agustus – Belgia (Spa)
    5 September – Belanda (Zandvoort)
    12 September – Italia (Monza)
    26 September – Rusia (Sochi)
    3 Oktober – Singapura (Singapura)
    10 Oktober – Jepang (Suzuka)
    24 Oktober – Amerika Serikat (Austin)
    31 Oktober – Meksiko (Mexico City)
    7 November – Brazil (Sao Paulo)
    21 November - Australia (Melbourne*)
    5 Desember - Arab Saudi (Jeddah**)
    12 Desember - Abu Dhabi (Yas Marina)

    *Revisi kalender tergantung persetujuan Dewan Motor Sport Dunia
    **Tergantung homologasi sirkuit

    THE SUN | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.