Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Bakal Tanpa Penonton, Apa Kata Komunitas Suporter?

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola dan official PSM Makassar dan diikuti suporternya melakukan pawai kemenangan di Makassar, Rabu, 7 Agustus 2019. Pawai kemenangan tersebut untuk merayakan keberhasilan PSM Makassar meraih gelar juara pada Piala Indonesia. ANTARA/Abriawan Abhe

    Pesepakbola dan official PSM Makassar dan diikuti suporternya melakukan pawai kemenangan di Makassar, Rabu, 7 Agustus 2019. Pawai kemenangan tersebut untuk merayakan keberhasilan PSM Makassar meraih gelar juara pada Piala Indonesia. ANTARA/Abriawan Abhe

    TEMPO.CO, Jakarta - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola, merencanakan untuk menggulirkan kembali Liga 1 dan Liga 2 musim 2021. Di tengah pandemi virus corona, pertandingan bakal digelar tanpa penonton.

    Terkait dengan rencana menggelar kompetisi tanpa penonton, sejumlah kelompok suporter tidak keberatan. Mereka menyatakan dukungannya.

    Baca juga: PT LIB Berharap Kepolisian Segera Memberikan Izin Penyelenggaraan Liga 1

    Laskar Ayam Jantan (LAJ)

    ADVERTISEMENT

    Ketua kelompok suporter LAJ Uki Nugraha mendukung rencana tersebut. Menurut dia, kelompok suporter PSM Makassar dan yang lainnya di seluruh Indonesia tidak masalah jika kompetisi digelar tanpa penonton.

    "Di situlah kedewasaan kami sebagai suporter, yang penting liga bergulir dulu," kata Uki saat dihubungi Tempo, Kamis, 4 Februari 2021.

    Ia menuturkan bahwa seluruh suporter di Indonesia sudah berkomitmen mendukung kompetisi digelar tanpa penonton sejak Oktober lalu.

    Kelompok suporter, kata dia, sadar perlunya melakukan edukasi terhadap anggotanya supaya mereka memahai konsekuensi jika melanggar aturan tersebut. Salah satunya, klub yang didukung bisa didiskualifikasi dan penghentian liga.

    "Kami rutin bahas itu di grup Whatsapp suporter seluruh Indonesia," ucapnya.

    Komunitas suporter berencana akan mendeklarasikan komitmen itu bersama sebagai bentuk dukungan untuk penyelenggaraan kompetisi tanpa penonton pada saat menjelang kompetisi kembali bergulir.

    "Kami sudah siap untuk menghormati aturan yang ada," ujar pria yang akrab disapa Daeng Uki ini.

    Curva Nord Pekanbaru

    Pentolan kelompok suporter Curva Nord Pekanbaru, Alif Alfinanda, juga menyampaikan dukungannya. Ia menekankan yang terpenting adalah kompetisi harus kembali digelar agar prestasi sepak bola nasional tidak merosot.

    Menurut Alif, bergulirnya kompetisi juga bisa menunjukkan kepada federasi sepak bola internasional (FIFA) bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Kejuaraan itu semestinya berlangsung tahun ini, tetapi ditunda menjadi 2023 karena pandemi virus corona.

    "Bergulirnya kompetisi bisa memberikan bukti ke FIFA bahwa kita siap menggelar Piala Dunia U-20," kata Alif saat dihubungi Tempo, Kamis, 4 Februari 2021.

    Alif menyarankan kepada PSSI dan PT LIB untuk menyiapkan infrastruktur yang baik sehingga suporter tetap bisa menikmati pertandingan. Siaran langsung pertandingan, kata dia, bisa menjadi solusi agar tidak terjadi kerumunan di stadion.

    "Satu lagi yakni edukasi dan pelarangan agar tidak boleh ada suporter, jika di langgar klub didenda," ucap dia.

    Baca juga: Liga 1 Kembali Bergulir, Divisi Suporter PSSI Siapkan Kampanye Tanpa Penonton

    Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan pihaknya bakal segera mengajukan izin ke kepolisian untuk bisa menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021. Menurut dia, izin tersebut akan diajukan setelah PT LIB rampung menyusun konsep kompetisi dan turnamen pramusim.

    IRSYAN HASYIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...