Dua Atlet Voli Kembar Korea Diskors dari Timnas karena Kasus Perundungan

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Atlet kembar voli asal Korea Selatan Lee Jae-yeong (kanan) dan Lee Dae-yeong. (instagram/@leetwins_official1117)

TEMPO.CO, Jakarta - Atlet voli putri kembar asal Korea Selatan, Lee Jae-yeong dan Lee Dae-yeong, diskors dari tim nasional karena dugaan kasus perundungan yang mereka lakukan di sekolah.

Lee Jae-yeong dan Lee Dae-yong yang berusia 24 tahun itu bermain untuk Pink Spiders, tim voli putri terbesar di Korea Selatan yang juga menjadi ujung tombak tim negeri ginseng tersebut demi mengamankan tempat di Olimpiade Tokyo. 

Lee Jae-yeong dan Lee Dae-yong pada pekan lalu dituduh telah melakukan perundungan. Lewat poster yang diunggah di internet oleh seseorang yang mengklaim sebagai rekan setim di sekolah menengah, terdapat 21 tuduhan yang telah dilakukan kedua atlet tersebut, termasuk kekerasan fisik, pencurian uang, dan ancaman dengan menggunakan pisau.

Setidaknya empat korban lainnya juga mengalami pelecehan serupa, menurut poster tersebut.

Merespon kabar itu, klub pun langsung menangguhkan kedua atlet tersebut pada Senin.

“Kami sungguh meminta maaf dan merasa bertanggung jawab karena telah mengecewakan semua orang yang menyukai voli,” kata Pink Spiders dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Senin.

“Kekerasan di sekolah adalah suatu tindakan yang tak seharusnya terjadi dan tidak dapat ditoleransi dengan alasan apa pun.”

Tak berselang lama, kantor berita Yonhap melaporkan kedua pemain itu telah diskors dari tim nasional hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Baca Juga: Jadwal Voli Proliga 2021 Baru Digelar Seusai Lebaran

Setelah kasusnya mencuat, Lee Jae-young langsung meminta maaf lewat postingan di instagram. Dia menyeal telah menyakiti banyak orang dengan "perilaku tidak bertanggung jawab" di masa lalu.

"Saya dengan tulus meminta maaf kepada mereka yang menghabiskan waktu mereka dalam kesakitan karena kelakuan buruk saya di sekolah."

Lee Da-young juga bersedia untuk menemui para korban secara langsung untuk meminta maaf. "Saat saya debut di panggung profesional, saya harus mengakui dan meminta maaf lebih cepat karena saya menerima cinta dan perhatian dari banyak penggemar. Di masa depan, saya tidak akan pernah melupakan tindakan dan kata-kata yang salah yang telah saya buat dan menjadi lebih dewasa."

Selain dikenal hebat di bidang olahraga, Lee bersaudara juga kian populer layaknya selebriti dengan tampil di berbagai program televisi. Sayangnya, perbuatan dua atlet voli itu telah memicu kemarahan yang meluas di Korea Selatan, negara yang menganggap masalah perundungan dan intimidasi di sekolah atau di tempat kerja sebagai masalah sosial yang serius.






Langkah Pencegahan Bullying pada Anak yang Bisa Dilakukan Orang Tua

1 hari lalu

Langkah Pencegahan Bullying pada Anak yang Bisa Dilakukan Orang Tua

Sebagai orang tua penting untuk memahami arti bullying dan tanda-tandanya


Tim Bogor LavAni Tunjuk Mantan Pelatih Timnas Kuba untuk Hadapi Proliga 2023

8 hari lalu

Tim Bogor LavAni Tunjuk Mantan Pelatih Timnas Kuba untuk Hadapi Proliga 2023

Pelatih baru Bogor LavAni, Nicolas Vives, punya pengalaman panjang menangani Timnas bola voli Kuba di ajang internasional.


Inilah 4 Ciri-ciri Anak Mengalami Bullying

10 hari lalu

Inilah 4 Ciri-ciri Anak Mengalami Bullying

Penting untuk mengenali seorang anak yang menjadi korban bullying berdasarkan pengamatan.


Keluarga, Titik Awal Pencegahan Perilaku Bullying

10 hari lalu

Keluarga, Titik Awal Pencegahan Perilaku Bullying

Kemenko PMK mengingatkan orang tua pencegahan perilaku bullying atau perundungan dimulai dari keluarga.


Anak Fobia Sekolah, Ini Tanda dan Gejalanya

10 hari lalu

Anak Fobia Sekolah, Ini Tanda dan Gejalanya

Fobia sekolah bukanlah hal yang aneh lagi. Fobia ini biasanya disebut scolionophobia, yaitu ketakutan yang luar biasa terhadap sekolah. Ini bukanlah diagnosis klinis, tetapi seringkali merupakan gejala dari gangguan kecemasan lainnya.


Cegah Anak Jadi Pelaku Bullying dengan Membentuk Karakter sejak Dini

11 hari lalu

Cegah Anak Jadi Pelaku Bullying dengan Membentuk Karakter sejak Dini

Psikolog mengingatkan orang tua perlu membentuk karakter anak sejak dini agar tidak menjadi pelaku bullying atau perundungan.


Saran Psikolog agar Anak Terhindar Jadi Pelaku dan Korban Bullying

11 hari lalu

Saran Psikolog agar Anak Terhindar Jadi Pelaku dan Korban Bullying

Psikolog menyebut salah satu upaya mencegah perilaku bullying pada anak adalah dengan cara mengajarkan dan memberikan banyak kasih sayang.


5 Cara Mengobati Mental Anak Korban Perundungan

11 hari lalu

5 Cara Mengobati Mental Anak Korban Perundungan

Perundungan berlanjut menjadi bullying dimana penyiksaan yang disengaja dengan cara fisik, verbal, atau psikologis. Menghadapi bullying dapat merusak kepercayaan diri anak, lakukan hal berikut untuk kembali membangun mental mereka.


Mahfud Md Minta Polri Usut Kasus Perundungan Siswa yang Viral di Medsos

11 hari lalu

Mahfud Md Minta Polri Usut Kasus Perundungan Siswa yang Viral di Medsos

Dalam cuitannya yang lain, Mahfud Md mengunggah video seorang nenek-nenek yang ditendang oleh seorang remaja berseragam Pramuka.


Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

11 hari lalu

Berikut Langkah Hukum yang Dapat Ditempuh saat Anak Menjadi Korban Bullying

Saat anak menjadi korban bullying, orang tua dapat melaporkan pelaku ke Komnas HAM dan polisi dengan membawa bukti dari peristiwa tersebut.