PT LIB Berharap Polri Keluarkan Izin Turnamen Sepak Bola Sebelum 20 Februari

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita. (Liga-Indonesia.id)

    Direktur utama PT Liga Indonesia Baru, Akhmad Hadian Lukita. (Liga-Indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan pihaknya berharap Kepolisian RI dapat menerbitkan izin turnamen sepak bola pramusim sebelum 20 Februari.

    Harapan tersebut disampaikan Akhmad Hadian dalam pertemuan dengan pejabat Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri di Jakarta, Senin, 15 Februari 2021.

    "Kami meminta kepada Polri agar izin bisa dikeluarkan secepatnya, jika memungkinkan sebelum tanggal 20 Februari 2021 karena rencananya kompetisi itu dimulai 20 Maret 2021. Dengan begitu, klub dan kami sebagai operator memiliki waktu persiapan cukup," kata Akhmad Hadian kepada Antara.

    Menurut pria asal Jawa Barat itu, klub-klub peserta turnamen pramusim membutuhkan setidaknya satu bulan untuk mempersiapkan tim. Berbarengan dengan itu, LIB juga akan mengurus perihal penyelenggaraan termasuk bermitra dengan pihak-pihak terkait di wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan.

    PT LIB berencana menggelar turnamen pramusim mulai 20 Maret 2021 dengan selama 37 hari. Ada empat kota/kabupaten di Jawa dan Sumatera yang menjadi tempat pelaksanaan turnamen ini.

    "Targetnya selesai dua minggu sebelum Lebaran tahun ini. Jadi sebagian laga akan berlangsung pada bulan puasa. Namun, untuk tempat penyelenggaraan, kami belum bisa sebutkan. Yang jelas di Jawa dan Sumatera," kata Akhmad Hadian.

    Baca Juga: Pemain Liga 1 dan Liga 2 Main Tarkam, Ketua PSSI Tak Bisa Melarang

    LIB menekankan bahwa pelaksanaan turnamen pramusim ini sangat penting. Penyelenggaraannya bakal mempengaruhi izin untuk bergulirnya kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021.

    Jika turnamen itu berjalan lancar sesuai rencana, maka dipastikan Polri akan memberikan izin agar liga dapat bergulir di tengah pandemi COVID-19.

    "Polri akan mengevaluasi semuanya dalam turnamen pramusim ini, seperti, apakah sudah menjalankan protokol kesehatan dengan benar dan apakah suporter sudah patuh. Setelah itu, baru dipertimbangkan izin untuk Liga 1 dan Liga 2," kata Akhmad Hadian.

    Indonesia tanpa kegiatan sepak bola profesional sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19. Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 diputuskan untuk dihentikan total dan berlanjut ke musim 2021.

    PSSI dan LIB sendiri menargetkan Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021 dapat dimulai setelah Lebaran 2021, sekitar Mei atau Juni, setelah menggelar turnamen sepak bola pramusim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.