Asian Le Mans Series: Sean Gelael dan JOTA Evaluasi Kebutuhan Waktu Pit Stop

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan yang dipakai pebalap Indonesia Sean Gelael dalam ajang Asian Le Mans Series 2021, Abu Dhabi, akhir pekan ini. ANTARA/HO-Team JOTA.

    Kendaraan yang dipakai pebalap Indonesia Sean Gelael dalam ajang Asian Le Mans Series 2021, Abu Dhabi, akhir pekan ini. ANTARA/HO-Team JOTA.

    TEMPO.CO, JakartaSean Gelael dan rekan satu tim, Stoffel Vandoorne, punya pekerjaan rumah untuk mengangkat performa tim JOTA pada ajang Asian Le Mans Series (ALMS), akhir pekan ini. Setelah kegagalan di pekan pertama, keduanya bertekad bangkit di seri kedua.

    Tim JOTA sudah merekam hal-hal kecil dan detail yang membuat duet tim Jagonya Ayam ini hanya bisa meraih posisi runner-up di Race 1 dan posisi enam di Race 2 di Dubai Padahal, dalam banyak faktor, yang seharusnya membuat Sean dan Stoffel berpeluang besar memenangi kedua balapan itu.

    Dari catatan Race 1 dan Race 2 di Dubai Autodrome pekan lalu terlihat bahwa total waktu di pit stop adalah kunci memenangi lomba ketahanan. Tim G-Drive #26 memenangi dua balapan tersebut karena kecermatan saat pit stop.

    Pada Race 2, G-Drive #26 melakukan pit stop enam kali, sedangkan G-Drive #25 yang menjadi runner-up hanya lima kali. Ini karena #26 lebih singkat di pit stop dan sekaligus juga lebih cepat di trek.

    Adapun tim JOTA #28 menjadi korban lama di pit karena beragam faktor. Pada Race 1 JOTA menghabiskan total waktu 6 menit 39 detik dan finis kedua. Pada Race 2 waktu yang diperlukan lebih lama, yaitu 19 menit 39 detik. Sedangkan tim G-Drive #26 hanya butuh waktu tak sampai enam menit, yakni 5 menit 46 detik.

    Baca juga : Asian Le Mans Series: Sean Gelael Hanya Finis Ke-6 di Balapan Kedua

    JOTA telah menganalisis penyebab besarnya kebutuhan waktu di pit. "Pada Race 2 di Dubai kami terlibat insiden yang mengakibatkan kerusakan suspensi mobil dan mesti diperbaiki di garasi dalam waktu lama. Padahal sebelum insiden itu kami sedang memimpin. Itu adalah balapan yang keras, tapi kami mesti tampil bagus di Abu Dhabi," demikian keterangan tim JOTA.

    JOTA mengakui harus lebih cermat saat berada di atas trek, terutama ketika waktu balapan masih panjang. Manajemen tim juga harus menghindari traffic. Sean dan Tom Blomqvist diharapkan bisa keluar dari jebakan traffic sehingga tak perlu terlibat dalam insiden yang merugikan.

    Klasemen Tim Sementara

    Kelas LMP2
    1. G-Drive #26 - 50 poin
    2. G-Drive #25 - 32 poin
    3. Phoenix Racing #5 - 30 poin
    4. JOTA #28 - 26 poin
    5. Racing Team India #64 - 22 poin

    Jadwal Asian Le Mans Series

    Abu Dhabi

    Kamis, 18 Feb
    Free Practice 1: 17.30 - 19.00 WIB
    Free Practice 2: 21.30 - 23.00 WIB

    Jumat, 19 Feb
    Qualifying - Race 3 (LMP2):
    13.30 - 13.45 WIB
    Qualifying - Race 4 (LMP2):
    15.15 - 15.30 WIB

    Race 3: 19.00 - 23.00 WIB

    Sabtu, 20 Feb
    Race 4 Asian Le Mans Series : 19.10 - 23.10 WIB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?