Juarai Australia Open Ke-9 Kali, Novak Djokovic Kian Cinta Rod Laver Arena

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novak Djokovic. REUTERS/Asanka Brendon Ratnayake

    Novak Djokovic. REUTERS/Asanka Brendon Ratnayake

    TEMPO.CO, JakartaNovak Djokovic berterima kasih kepada penggemarnya dari lapangan biru Rod Laver Arena setelah meraih gelar Australia Open kesembilan. Ia juga menyatakan rasa cintanya kepada lokasi tersebut yang bertambah setelah kembali menorehkan kemenangan.

    Kemenangan petenis nomor satu dunia versi ATP itu atas Daniil Medvedev menambah jumlah gelar Grand Slamnya menjadi 18, hanya terpaut dua gelar dari 20 gelar milik Roger Federer dan Rafa Nadal.

    "Saya ingin berterima kasih kepada lapangan ini. Saya ingin berterima kasih kepada Rod Laver Arena. Aku semakin mencintaimu setiap tahun. Ini adalah hubungan cinta yang terus berkembang. Terima kasih banyak," kata petenis Serbia itu, demikian Reuters melaporkan, Minggu.

    Sebelumnya, Novak Djokovic menghadapi banyak kritik menjelang Grand Slam tahun ini karena meminta penyelenggara melonggarkan protokol isolasi yang ketat untuk petenis di Australia.

    Dia berterima kasih kepada penyelenggara atas "upaya besar" untuk menjadi tuan rumah Grand Slam di tengah pandemi COVID-19.

    Baca Juga: 3 Catatan dari Keberhasilan Djokovic Juarai Australia Open

    "Ada banyak perasaan campur aduk tentang apa yang terjadi dalam sebulan terakhir ini dengan petenis datang ke Australia. Tapi saya pikir ketika kami akhirnya bertanding, ini adalah turnamen yang sukses bagi penyelenggara," ungkapnya.

    Ia juga menghargai upaya timnya dan menyebut secara khusus fisioterapisnya Ulises Badio karena membantunya pulih dari keram perut yang dideritanya pada pertandingan putaran ketiga.

    Djokovic juga memberikan semangat untuk Medvedev, yang catatan kemenangan beruntun 20 kali ia akhiri dalam babak final malam ini.

    Baca Juga: 3 Hal Terjadi pada Naomi Osaka Usai Juarau Australia Open 2021

    "Saya sangat menyukai Daniil sebagai pribadi, di luar lapangan dia hebat. Selalu sangat ramah di lapangan, dia jelas salah satu pemain terberat yang pernah saya hadapi dalam hidup saya,"

    "Ini hanya masalah waktu saat Anda (Medvedev) bisa memenangi Grand Slam. Jika Anda tidak keberatan menunggu beberapa tahun lagi," katanya kepada unggulan keempat Medvedev.

    "Saya ingin semua orang menghargai apa yang telah dia lakukan, 20 kemenangan beruntun dalam beberapa bulan terakhir. Luar biasa," katanya menambahkan.

    Baca Juga: Fakta-fakta Menarik Djokovic, Juara Australia Open 2021

    Pemenang ATP Finals, Daniil Medvedev, mengakui ini bukan hari terbaiknya dan berharap dia segera memegang trofi Grand Slam setelah kalah di final besar keduanya. Sebelum Australia Open 2021, ia juga kalah dari Rafael Nadal di US Open 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.