Antonio Cassano Menilai Cristiano Ronaldo Telah Gagal di Juventus

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi kekecewaan pemain Juventus, Cristiano Ronaldo dalam laga lanjutan Liga Italia melawan Hellas Verona di Stadion Marc'Antonio Bentegodi di Italia, 27 Februari 2021. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Ekspresi kekecewaan pemain Juventus, Cristiano Ronaldo dalam laga lanjutan Liga Italia melawan Hellas Verona di Stadion Marc'Antonio Bentegodi di Italia, 27 Februari 2021. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, JakartaCristiano Ronaldo terus tampil tajam bersama Juventus. Ia kini sudah mencetak 90 gol dalam 117 pertandingan.

    Namun, performa itu sama sekali tak mengesankan Antonio Cassano, salah satu legenda sepak bola Italia yang pernah bermain untuk Inter Milan, AS Milan, AS Roma, dan Real Madrid. Cassano menyebut Ronaldo telah gagal di Juventus.

    "Juventus mengontraknya untuk memenangi gelar Liga Champions. Tetapi mereka telah meraih hasil lebih buruk dengannya daripada sebelumnya," kata Cassano, 38 tahun.

    Ronaldo, 35 tahun, bergabung dengan Juventus dari Real Madrid pada 2018. Kehadirannya diharapkan raksasa Eropa itu menjadi midal untuk meraih gelar Liga Champions pertamanya sejak 1996.

    Namun, harapan itu belum kesampaian. Torehan terbaik Juve bersama Ronaldo di kompetisi Eropa itu adalah dua kali mencapai babak perempat final. Padahal semusim sebelum Ronaldo tiba, Si Nyonya Tua mampu jadi runner-up.

    Antonio Cassano, yang juga tak pernah merasakan gelar juara Liga Champions dalam kariernya, menyatakan, pencapaian Juventus bersama Ronaldo di Liga Italia mestinya tak jadi ukuran. "Mereka juga memenangkan Scudetto (gelar Serie A) tanpa dia. Saya pikir dia telah gagal," kata dia.

    Antonio Cassano saat berseragam Inter Milan. forzaitalianfootball.com

    Cassano menilai Ronaldo dan pelatih Andrea Pirlo tak cocok secara konsep.
    "Itu adalah kesalahan (menyatukan Ronaldo dan Pirlo). Juve hanya tertarik untuk menang selama 120 tahun, tetapi (Maurizio) Sarri dan Pirlo mencoba untuk mengubah identitas mereka."

    Baca Juga: 4 Catatan dari Laga Verona vs Juventus yang berakhir 1-1

    "Mereka mencoba untuk meningkatkan gaya permainan mereka ketimbang hanya fokus untuk menang. Cristiano tidak bekerja dengan cara yang sama seperti Andrea."

    “Dia akan terus mencetak gol karena dia tahu bagaimana melakukannya tidak peduli apapun yang terjadi. Dia akan memotong dari kiri, mendapatkan bola di kaki kanannya, dan menembakkannya."

    "Tapi Pirlo ingin membangun permainan, menekan lawan dan dengan permainan antara lini dan ini berarti Cristiano tidak banyak berpartisipasi."

    "Saya pikir Cristiano telah melakukannya dengan sangat buruk selama tiga tahun terakhir."

    Bukan kali ini saja Cassano mengkritik Ronaldo. Awal bulan ini, ia juga menyebut pemain Portugal itu lebih peduli tentang golnya sendiri ketimbang timnya.

    "Dia selalu sedikit egois, dia tidak peduli tentang orang lain yang mencetak gol."

    "Dia tidak hidup untuk pertandingan. Dia hidup untuk gol dan pada saat ini situasinya semakin buruk."

    Baca Juga: Ronaldo Masih Bertakhta di Puncak Daftar Top Skor Liga Italia

    Kritikan Cassano mungkin akan lebih keras lagi pada akhir musim ini. Cristiano Ronaldo terancam meraih hasil lebih buruk musim ini. Juventus sudah mengalami kekalahan dari Porto pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Mereka juga bersiap untuk melepaskan gelar Serie A setelah sembilan kali memenanginya secara beruntun.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.