Nama Pele Bakal Jadi Nama Baru Stadion Maracana, Ada Pro dan Kontra

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Semburan kembang api mewarnai Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Olimpiade 2016 di stadion Maracana, di Rio de Janeiro, Brasil, 5 Agustus 2016. Brasil menjadi kota pertama di Amerika Selatan yang menjadi tuan rumah Olimpiade. REUTERS

    Semburan kembang api mewarnai Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Olimpiade 2016 di stadion Maracana, di Rio de Janeiro, Brasil, 5 Agustus 2016. Brasil menjadi kota pertama di Amerika Selatan yang menjadi tuan rumah Olimpiade. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Edson Arantes do Nascimento alias Pele akan menjadi nama baru untuk Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil. Badan legislatif negara bagian Rio de Janeiro memberikan suara untuk mengubah nama resminya menjadi Stadion Edson Arantes do Nascimento - Rei Pele.

    Pele, yang berusia 80 tahun, yang bernama lengkap Edson Arantes do Nascimento, bermain di stadion itu berkali-kali untuk Brazil. Di stadion itu, Pele juga berhasil mencetak gol ke-1.000 pada 1969. Kala itu, ia membela Santos melawan klub lokal Vasco da Gama.

    "Ini adalah penghormatan yang layak bagi seorang pria yang diakui di seluruh dunia atas warisannya dalam sepak bola Brasil dan untuk layanan terkait yang diberikan kepada negara kami," kata wakil yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, dikutip dari Reuters, Rabu, 10 Maret 2021.

    "Rei" berarti "raja" dalam bahasa Portugis. Stadion, yang menjadi tuan rumah pertandingan final Piala Dunia 1950 dan 2014, serta upacara pembukaan Olimpiade Rio de Janeiro 2016, itu telah lama dinamai Mario Filho, seorang jurnalis yang mendorong pembangunannya pada 1940-an.

    Baca juga : 10 Kesamaan Pele dan Lionel Messi, 1 Rekor Belum Dipecahkan La Pulga

    Badan legislatif mengatakan stadion sepak bola itu akan diganti namanya. Namun, kompleks olahraga di sekitar stadion akan tetap mempertahankan nama Maracana saat ini.

    Kebanyakan orang Brasil menyebutnya hanya dengan sebutan Maracana, yang merupakan lingkungan tempat stadion itu berada. Gubernur negara bagian Rio mengizinkan perubahan nama, yang tidak disambut sepenuhnya dengan pujian oleh penggemar sepak bola.

    Beberapa orang mengatakan bahwa Mario Filho lebih layak atas kehormatan tersebut. Sedangkan, pihak lainnya berpendapat bahwa mereka yang mendapat kehormatan seharusnya berasal dari Rio, tidak seperti Pele yang lahir di negara bagian Gerais dan tinggal sebagian besar hidupnya di negara bagian Sao Paulo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.