Irene Kharisma vs Dewa Kipas, Percasi Serukan Pakai Regulasi Internasional

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dadang Subur atau Dewa Kipas saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier bersama putranya, Ali Akbar. Foto: Youtube.

    Dadang Subur atau Dewa Kipas saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier bersama putranya, Ali Akbar. Foto: Youtube.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi organisasi catur Indonesia (PB Percasi), Kristianus Liem, berharap pertandingan antara Grand Master Wanita (WGM) Irene Kharisma Sukandar melawan Dadang Subur, pemilik akun Dewa Kipas di Chess.com, diadakan dengan regulasi resmi.

    Ia mengatakan pertandingan itu harusnya menghadirkan wasit dan memakai aturan internasional. "Diselenggarakan secara fair dan resmi," kata Kristianus saat dihubungi Jumat, 19 Maret 2021.

    Menurut Kris, hal ini bisa menunjukkan kelayakan bagi Dadang Subur untuk disebut sebagai atlet jika pertandingannya sesuai dengan regulasi internasional.

    "Apalagi ini sempat dibesarkan sebagai atlet berprestasi. Saya merasa belum layak. Dia bukan atlet, belum layak disebut atlet karena yang diikuti pertandingan iseng, tidak ada wasitnya, hanya standar aplikasi saja," ucap dia.

    Sebelumnya, Irene Kharisma Sukandar  menyanggupi tantangan Deddy Corbuzier untuk bertanding melawan Dadang Subur, pemilik akun Dewa Kipas di Chess.com. Kesediaan Irene ini diungkapkan Deddy dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Kamis, 18 Maret 2021.

    "Irene baru saja mengontak manajemen saya, kaget tiba-tiba berita besar. Jadi menurut beliau, pada saat ditolak itu dari manajernya karena manajernya lagi berkomunikasi dari perwakilan Kemenpora dan Percasi, belum dapat izin bertanding pada saat tadi ketika menolak, karena sudah ada tantangan terbuka ke Dewa Kipas dari perwakilan Kemenpora yang lain, jadi harus menunggu," katanya.

    Pecatur Irene Kharisma Sukandar / Foto Dok. Pribadi

    Ia memastikan, Irene akhirnya sudah mendapatkan izin dari Kemenpora dan Percasi untuk bertanding persahabatan di podcast Deddy Corbuzier melawan Dewa Kipas. Acarnya akan disiarkan secara langsung pada Senin, 22 Maret 2021.

    "Alasannya (sebelumnya) menolak bukan karena takut, tapi manajernya belum dapat jawaban dari instansi karena beliau kan atlet," kata dia.

    Deddy menjamin pertandingan akan berlangsung menarik. "Konsepnya pertandingan persahabatan, kita lihat saja siapa yang menang dan kalah. Nama catur akan terangkat kembali di mata masyarakat Indonesia," ucapnya.

    Untuk pertandingan Irene melawan Dewa Kipas ini, Deddy sudah menyiapkan hadiah besar. "Saya pribadi menyiapkan hadiah total sebesar Rp 150 juta. Kalah menang dapat. Jadi itu klarifikasi dari Irene, beliau siap, kita akan tunggu Senin nanti, siapa menang, siapa kalah atau siapa yang datang dan tidak," katanya.

    Baca Juga: Analisis Pengamat Catur Soal Pemblokiran Akun Dewa Kipas

    Dewa Kipas menjadi perhatian netizen setelah mampu mengalahkan GothamChess dalam pertarungan catur online. Ia kemudian diadukan telah melakukan kecurangan sehingga akunnya diblokir Chess.com. Kejadian itu memicu protes bergelombang dari netizen, termasuk membombardir Chess.com dan GothamChess.  

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H