MotoGP, Francesco Bagnaia Bertekad Menangi Balapan Kedua di Sirkuit Losail

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Alma Pramac Racing Francesco Bagnaia. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap Alma Pramac Racing Francesco Bagnaia. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim Ducati, Francesco Bagnaia, bertekad memperbaiki raihannya pada seri perdana MotoGP di Sirkuit Losail akhir pekan kemarin. Dia bertekad meraih posisi teratas pada balapan di Sirkuit yang sama pada akhir pekan ini.

    Bagnaia sebenarnya berpeluang untuk meraih gelar juara pada balapan di MotoGP Qatar. Dia memulai balapan dari posisi terdepan dan sempat memimpin hingga putaran ke-14.

    Apes bagi Bagnaia, dia disalip oleh pembalap tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, dan kemudian pembalap tim satelit Ducati, Johann Zarco. Bagnaia bahkan sempat didahului oleh juara bertahan MotoGP Joan Mir sebelum akhirnya menempati posisi ketiga saat finish.

    Pembalap asal Italia itu menyatakan dirinya salah mengadopsi strategi sehingga gagal mempertahankan posisi terdepan. Dia menyatakan terlalu memaksakan motornya di awal sehingga kehilangan tenaga pada pertengahan balapan.

    Dia menyatakan sangat puas bisa meraih podium pada awal musim ini namun bertekad meraih gelar juara pertamanya pada seri balapan MotoGP Doha.

    "Akhir pekan kemarin, saya nyaris mendapatkan kemenangan MotoGP pertama saya, tetapi sayangnya strategi yang kami terapkan salah," kata Pecco, sapaannya.

    Baca: Preview MotoGP Doha: Peta Persaingan Terkini dan Jadwal Balapan

    "Saya terlalu memaksakan pada awal dan itu membuat saya tak bisa mempertahankan kecepatan hingga akhir. Tetapi saya tetap bisa mendapatkan podium, dan saya puas soal itu karena itu adalah cara yang hebat untuk memulai perjalan baru saya bersama Tim Ducati Lenovo."

    "Pekan ini saya menargetkan lebih baik lagi. Kondisi lintasan pada Ahad lalu tak cukup baik karena angin kencang dan pasir yang ada di lintasan. Sekarang kami akan menganalisa data agar mampu bersaing untuk meraih gelar juara hingga putaran akhir di seri MotoGP Doha."

    Sejak awal Ducati memang dijagokan untuk memenangkan seri pembuka di Sirkuit Losail. Pasalnya motor mereka dikenal sangat cocok dengan sirkuit yang memiliki banyak lintasan lurus.

    Pada balapan 2019 dan 2020, Ducati pun selalu berhasil meraih puncak podium dengan Andrea Doviziosso.

    Pada sesi latihan bebas dan kualifikasi seri MotoGP Qatar pekan lalu, para pembalap Ducati juga unjuk gigi. Johann Zarco sempat tercatat memecahkan rekor kecepatan dengan 362 km/jam. Tiga pembalap Ducati juga berhasil menempati dua baris terdepan pada awal balapan.

    Rekan Bagnaia, Jack Miller, menempati posisi start kelima sementara Zarco berada di posisi start keenam. Sayangnya pada balapan Miller tercecer hingga finish di posisi kesembilan.

    Seri balapan MotoGP Doha sendiri akan secara resmi dimulai pada Jumat besok, 2 April 2020 dengan sesi latihan bebas pertama dan kedua. Kualifikasi akan digelar pada Sabtu sementra balapan akan digelar pada Ahad, 4 April 2021. Persaingan antara para pembalap Ducati dan Yamaha tampaknya akan kembali terjadi di seri kedua MotoGP tahun ini.

    GPONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.