4 Alasan Barcelona Bisa Merebut Gelar Juara La Liga Musim Ini

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona Lionel Messi melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Huesca dalam pertandingan Liga Spanyol di  Camp Nou, Barcelona, 16 Maret 2021. REUTERS/Albert Gea

    Penyerang Barcelona Lionel Messi melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Huesca dalam pertandingan Liga Spanyol di Camp Nou, Barcelona, 16 Maret 2021. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelar La Liga menjadi incaran Barcelona seusai Sevilla mengalahkan Atletico Madrid di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Ahad malam tadi. Dengan kekalahan itu membuat Atletico tertahan dengan 66 poin di klasemen La Liga. Sedangkan, Barcelona bisa memperkecil selisih menjadi satu poin jika mengalahkan Real Valladolid pada Selasa malam nanti.

    Performa apik Barcelona di tahun 2021 membuat Lionel Messi dan kolega menjadi favorit juara. Apa lagi, pelatih Ronald Koeman berhasil membuat keajaiban di Camp Nou setelah menghasilkan 12 kemenangan dari 13 pertandingan terakhir mereka di La Liga. Cadiz adalah satu-satunya tim yang mengambil poin dari tim Catalan sejak pergantian tahun saat bermain imbang 1-1 di Camp Nou.

    Berikut sejumlah alasan bahwa Barcelona adalah unggulan pertama untuk merebut gelar La Liga musim ini.

    1. Performa Lionel Messi
    Faktor utama di balik peningkatan performa Barcelona adalah penampilan Lionel Messi yang sering membuat perbedaan di akhir pertandingan. Pemain asal Argentina itu juga mendapat manfaat dari perubahan sistem Koeman. Pelatih asal Belanda sering kembali ke sistem dengan tiga bek tengah dalam beberapa bulan terakhir.

    Baca juga : Klasemen Liga Spanyol Pekan Ke-29: Sevilla vs Atletico Madrid 1-0, Valencia Keok

    2. Penampilan apik para pemain muda
    Dengan sistem permainan tiga bek, pemain seperti Frenkie de Jong dan Ousmane Dembele berkembang pesat. Para pemain muda Barcelona di lini pertahanan, Oscar Mingueza dan Ronald Araujo, telah melakukan pekerjaan luar biasa sejak promosi mereka dari tim Barcelona B sekaligus mengisi kekosongan pemain senior akibat cedera.

    3. Konsistensi Pedri dan Sergino Dest
    Keduanya adalah rekrutan Barcelona pada awal musim ini. Pedri menjadi salah satu pemain terbaik Barcelona sepanjang musim. Adapun Sergino Dest mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya dalam sistem permainan Koeman sebagai bek sayap kanan.

    4. Inkonsistensi Atletico Madrid
    Di klasemen La Liga, Atletico Madrid sebenarnya sempat memiliki keunggulan poin dan jumlah pertandingan saat Barcelona dan Real Madrid terpuruk di awal musim. Namun, performa anak asuh Diego Simeone tidak konsisten di beberapa pertandingan berakhir.

    Dengan memiliki satu simpanan pertandingan, Barcelona kini berselisih empat poin di papan klasemen La Liga. Jika mengalahkan Real Valladolid, Selasa malam, Barcelona bisa memangkas jarak hanya menjadi satu poin. Kans menjadi juara pun semakin terbuka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.