Persebaya Surabaya Kandas di Piala Menpora, Aji Santoso Tetap Puji Pemainnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persebaya Surabaya saat berlatih. (persebaya.id)

    Persebaya Surabaya saat berlatih. (persebaya.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Langkah Persebaya Surabaya terhenti di babak perempat final Piala Menpora 2021. Tim berjulukan Bajul Ijo ini kandas karena kalah 2-3 dari Persib Bandung dalam laga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Ahad. 

    Meski harus menelan pil pahit dan gagal lolos, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurutnya, Rachmat Irianto dkk tampil sangat maksimal di laga melawan Persib Bandung. 

    Pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang, itu juga menilai para pemain sudah menjalankan instruksinya dengan baik.

    “Saya sudah sampaikan tidak ada yang salah dengan permainan anak didik saya. Mereka sudah tampil sesuai yang saya inginkan, satu dua sentuhan bola dan dikombinasikan dengan berani pegang bola dikombinasikkan dengan long pass,” kata Aji, seperti dikutip laman Liga Indonesia Baru.

    “Tapi ya memang kami kalah dan saya ucapkan selamat kepada Persib.”

    “Yang jelas saya puas dengan anak didik saya walaupun tidak lolos ke semifinal tapi perjuangannya sungguh sangat maksimal.”

    Sementara soal kartu merah yang diperoleh penjaga gawang mereka, Satria Tama, baginya bukan masalah bagi tim, karena sebelumnya Persebaya juga menghadapi situasi yang sama saat mereka berhasil melakukan comeback melawan Persik Kediri di babak penyisihan Grup C.

    Pelatih berusia 51 tahun itu juga memuji mental para pemainnya yang tidak drop meski harus bermain dengan sepuluh pemain. Dia justru menyebut tidak ada perubahan gaya bermain timnya yang justru lebih menyerang dan mampu menekan Persib meski bermain dengan sepuluh pemain.

    “Saya sampaikan kepada seluruh pemain, kami tidak sekali ini main 10 pemain. Ketika lawan Persik di penyisihan juga kami memenangkan pertandingan. Tadi juga terjadi lagi, dengan 10 pemain lagi,” ka dia.

    “Tetapi bermain dengan motivasi tinggi dan tidak merubah gaya bermain dengan cara Persebaya,” kata Aji lagi.

    Dalam laga perempat final melawan Persib Bandung, Persebaya Surabaya tertinggal tiga gol lebih dahulu. Tapi, ketika sudah bermain dengan 10 orang mereka sempat mengecilkan kedudukan menjadi 2-3.

    Baca Juga: Persib Kalahkan Persebaya, Robert Alberts: Pertandingan Luar Biasa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.