Liga 1: Persija Jakarta Butuh Tiga Uji Coba untuk Matangkan Taktik Permainan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persija Jakarta mengikuti latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu, 21 April 2021. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    Pesepak bola Persija Jakarta mengikuti latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu, 21 April 2021. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman, mengatakan bahwa skuadnya membutuhkan setidaknya tiga laga uji coba sebagai persiapan menjelang Liga 1 Indonesia musim 2021-2022.

    "Kami membutuhkan sekitar tiga uji coba untuk mematangkan taktik permainan," kata Sudirman, dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021.

    Menurut pria berusia 52 tersebut, pertandingan diperlukan lantaran Marko Simic dan kawan-kawan dinilai belum memahami sepenuhnya strategi pelatih kepala Angelo Alessio.

    Hal itu terlihat saat skuad Macan Kemayoran menghadapi tim akademi Persija pada Jumat lalu. Meski menang 6-1, penampilan Persija dianggap tidak memuaskan.

    ADVERTISEMENT

    "Masih ada pemain yang salah menempatkan posisi dalam permainan. Timing saat pressing (menekan) juga harus dibenahi," kata Sudirman.

    Sudirman pun menegaskan bahwa video laga Persija kontra tim akademi sudah dikirimkan kepada Alessio untuk bahan pertimbangan.

    Mengenai calon lawan untuk uji coba, Sudirman belum bisa memberikan keterangan detail. Namun, dia berharap Persija bisa melakukan uji tanding melawan klub Liga 1 supaya staf pelatih dapat mengukur perkembangan tim.

    Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 akan bergulir mulai 10 Juli 2021 sampai Maret 2022. Kompetisi itu akan berlangsung dengan format liga penuh, tetapi dengan sistem seri.

    Ada enam seri yang sudah disepakati dalam Kongres Biasa PSSI 2021 pada 29 Mei lalu dan dilaksanakan di tiga klaster daerah di Pulau Jawa. Klaster pertama meliputi Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta. Klaster kedua yaitu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, lalu klaster ketiga Jawa Timur.

    Nantinya, seri satu akan berlangsung di klaster pertama, seri dua di klaster kedua, seri ketiga di klaster ketiga. Lalu berlanjut ke seri keempat yang tetap di klaster ketiga, lalu seri kelima di klaster kedua dan seri keenam atau terakhir kembali lagi ke klaster pertama.

    LIB menyatakan bahwa Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 tetap menerapkan sistem promosi-degradasi. Pertandingan akan digelar tanpa penonton. Akan tetapi, kebijakan tersebut dapat berubah sesuai kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air.

    Baca Juga: Marco Motta Berharap Angelo Alessio Bisa Sukses Bersama Persija Jakarta


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...