Kasus Covid-19 Terus Ditemukan di Olimpiade Tokyo, Satu Positif di Kampung Atlet

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Olimpiade Tokyo. REUTERS/Fabrizio Bensch

    Ilustrasi Olimpiade Tokyo. REUTERS/Fabrizio Bensch

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo pada Sabtu melaporkan temuan satu kasus Covid-19 pertama di dalam Kampung Atlet, enam hari sebelum upacara pembukaan dimulai pada 23 Juli mendatang.

    "Ada satu orang (positif Covid-19) di Kampung Atlet. Itu adalah kasus pertama di sana yang dilaporkan selama tes skrining," kata juru bicara panitia penyelenggara Tokyo, Masa Takaya, dalam konferensi pers, seperti dikutip AFP.

    Orang tersebut, yang identitasnya tidak mau disebutkan, telah dipindahkan dari Kampung Atlet, yang menjadi tempat ribuan atlet dan ofisial akan tinggal selama Olimpiade.

    "Saat ini orang ini dikarantina di hotel," kata Takaya.

    Sementara itu, ketua komite penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Seiko Hashimoto mengatakan pihaknya akan berupaya keras mencegah risiko penularan virus selama Olimpiade berlangsung pada 23 Juli- 8 Agustus.

    “Kami melakukan segalanya untuk mencegah penularan wabah COVID-19. Jika itu terjadi, kami akan memastikan kami sudah mempunyai rencana untuk mitigasi," katanya

    Pada Olimpiade yang telah ditunda satu tahun karena pandemi, penyelenggara menerapkan langkah ketat untuk menghindari infeksi virus corona di Kampung Atlet, seperti seluruh kontingen diwajibkan melakukan tes saliva setiap hari, membatasi interaksi dengan atlet dari negara lain, serta tidak makan di tempat umum dan latihan di tempat latihan selama tiga hari pertama.

    Sebelum kasus di Kampung Atlet, hampir setiap hari kasus positif Covid-19 menimpa kontingen Olimpiade Tokyo, baik yang masih bersiap di negaranya atau yang sudah ada di Jepang.

    Selanjutnya: Rangkaian kasus positif Covid-19 di Olimpiade Tokyo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.