Dayung Olimpiade Tokyo: Melani/Mutiara Urutan Ke-17 Nomor Scull Ganda

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mutiara Rahma Putri dan Melanie Putri saat berlaga nomor scull ganda kelas ringan putri Olimpiade Tokyo, 29 Juli 2021. REUTERS/Leah Millis

    Mutiara Rahma Putri dan Melanie Putri saat berlaga nomor scull ganda kelas ringan putri Olimpiade Tokyo, 29 Juli 2021. REUTERS/Leah Millis

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet dayung Indonesia Mutiara Rahma Putri/Melani Putri telah mengakhiri perjuangannya di Olimpiade Tokyo. Pada nomor kedua yang mereka ikuti, Kamis, keduanya dengan menempati peringkat ke-17 dalam persaingan nomor scull ganda kelas ringan putri.

    Hasil ini didapat setelah pada Final C yang berlangsung di Sea Forest Waterway, Tokyo Bay, Kamis, mereka finis di urutan kelima dengan catatan waktu 7 menit 25.06 detik.

    Mereka terpaut 19.24 detik dari pasangan asal Argentina Milka Kraljev/Evelyn Maricel Silvestro yang berada di posisi terdepan Final C dengan waktu 7 menit 05.82 detik.

    Dengan begitu, jika digabung dengan seluruh peserta yang tampil di final nomor scull ganda kelas ringan putri, Mutiara dan Melani Putri menyelesaikan perlombaan Olimpiade Tokyo dengan berada di urutan ke-17 dari 18 peserta.

    Posisi terdepan sekaligus peraih emas adalah wakil Italia Valentina Rodini/Federica Cesarini dengan catatan waktu 6 menit 47.54 detik. Sementara perak diraih wakil Prancis Laura Tarantola/Claire Bové dengan torehan 6 menit 47.68 detik terpaut 0.14 detik dari pemenang lomba.

    Adapun perunggu menjadi milik pedayung Belanda Marieke Keijser/Ilse Paulis dengan catatan waktu 6 menit 48.03 detik atau selisih 0.49 detik dari Rodini/Cesarini.

    Merujuk pada catatan waktu Mutiara/Melani pada penampilan ketiganya ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Saat debut di heat 1, mereka mencatatkan waktu 7 menit 52.57 detik.

    Kemudian pada kesempatan kedua atau pada babak repechage 1, Mutiara/Melani tertinggal jauh dengan catatan waktu 8 menit 03.19 detik.

    "Terima kasih semua yang sudah mendukung dan mendoakan kami, semoga kita bisa lebih baik kedepannya dan menjadikan Olimpiade perdana kami menjadi pengalaman pacuan untuk ke depannya," kata Mutiara Rahma Putri dalam akun Instagram.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.