MotoGP: Diskor Yamaha, Maverick Vinales Minta Maaf dan Akui Alami Frustrasi

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales. REUTERS/Jennifer Lorenzini

TEMPO.CO, JakartaMaverick Vinales akhirnya buka suara, setelah diskors oleh Yamaha untuk balapan MotoGP Austria. Ia mengakui tidak bisa mengendalikan emosinya dan merasa frustrasi akibat masalah teknis yang ia dapati di Grand Prix Styria akhir pekan lalu.

Yamaha pada Kamis menyatakan tak akan menurunkan Vinales di MotoGP Austria akhir pekan ini. Tindakan itu diambil sebagai hukuman karena sang pembalap dianggap berpotensi menyebabkan kerusakan signifikan pada mesin dari motor YZR-M1 yang dianggap bisa menimbulkan resiko serius terhadap pembalap itu sendiri dan pembalap lainnya.

Pembalap Spanyol kedapatan dengan sengaja membuka gas motornya lebar-lebar hingga melebihi batas putaran mesin ketika pulang ke pit dengan frustrasi setelah mogok ketika restart dan finis terakhir di balapan karena terkena penalti limit trek.

Ia juga saat ini menghadapi situasi yang cukup tegang di Yamaha setelah memutuskan hengkang dari tim itu lebih awal dari kontraknya pada akhir musim nanti.

Dia disebut-sebut akan bergabung ke tim Aprilia untuk 2022, kendati belum ada pengumuman resmi.

"Seperti Anda semua tahu, semua situasi ini menyedihkan bagi saya karena pada akhirnya saya merasakan banyak frustrasi, saya harus mengatakan ini dan minta maaf kepada Yamaha," kata Vinales di sela-sela Grand Prix Austria seperti dilansir laman resmi MotoGP, Sabtu.

"Semuanya karena soal frustrasi juga banyak kegelisahan, saya membalap di atas motor ini dengan cara yang berbeda dan di lap terakhir akumulasi frustrasi dan emosi itu meledak."

"Pada akhirnya saya sangat menyesali hal itu."

Pembalap berjuluk Top Gun itu hanya bisa menonton rekan-rekan pebalapnya dari pinggir trek ketika mereka menjalani sesi latihan dan kualifikasi di Red Bull Ring.

"Sangat menyesal karena pada akhirnya saya memiliki jiwa pejuang saya ingin berada di trek bertarung di setiap lap, tapi itu bukan kenyataannya sekarang," Vinales melanjutkan.

"Tapi saya menghormati keputusan dari Yamaha dan saya masih membalap untuk Yamaha."

Vinales saat ini berada pada peringkat enam klasemen pebalap sementara setelah sepuluh balapan terpaut 77 poin dari rekan satu timnya Fabio Quartararo yang memuncaki klasemen.

Direktur tim Yamaha Massimo Meregalli telah menerima permohonan maaf Maverick Vinales namun menolak untuk berkomentar lebih jauh.






Kesampingkan Ducati, Marco Bezzecchi Lebih Favoritkan Motor India

2 hari lalu

Kesampingkan Ducati, Marco Bezzecchi Lebih Favoritkan Motor India

Marco Bezzecchi mengaku menyukai motor buatan India berkarier di kelas Grand Prix MotoGP dibandingkan dengan Ducati.


Andi Gilang Ramaikan Honda CBR Track Day di Sirkuit Mandalika

3 hari lalu

Andi Gilang Ramaikan Honda CBR Track Day di Sirkuit Mandalika

Komunitas pemilik Honda CBR mendapatkan kesempatan mengelilingi Sirkuit Mandalika sebanyak empat kali dalam acara CBR Track Day ini.


MotoGP: Fabio Quartararo Tidak Puas dengan Mesin Yamaha

9 hari lalu

MotoGP: Fabio Quartararo Tidak Puas dengan Mesin Yamaha

Fabio Quartararo mengaku kurang puas dengan kinerja mesin motor balap Yamaha. Apa alasannya? Simak informasi lengkapnya di sini!


Mengapa KTM Tak Maksimal di MotoGP 2022? Ini Kata Dani Pedrosa

9 hari lalu

Mengapa KTM Tak Maksimal di MotoGP 2022? Ini Kata Dani Pedrosa

Pembalap penguji Dani Pedrosa telah memberikan penjelasan tentang penampilan tim pabrikan KTM yang kurang maksimal di MotoGP 2022.


Takaaki Nakagami Jalani Operasi, Kelingkingnya Belum Bisa Lurus

9 hari lalu

Takaaki Nakagami Jalani Operasi, Kelingkingnya Belum Bisa Lurus

Takaaki Nakagami telah menjalani operasi tangan kanannya secara sukses jelang MotoGP 2023 mendatang. Simak selengkapnya di sini!


5 Rider Termahal di MotoGP, Gaji Marc Marquez Hampir Samai Ronaldo

13 hari lalu

5 Rider Termahal di MotoGP, Gaji Marc Marquez Hampir Samai Ronaldo

Berikut 5 rider dengan bayaran termahal di MotoGP 2022, di mana upah Marc Marquez hampir menyamai Cristiano Ronaldo di Manchester United.


Hengkang dari MotoGP, Motor Balap Suzuki GSX-RR Bakal Dimusnahkan

13 hari lalu

Hengkang dari MotoGP, Motor Balap Suzuki GSX-RR Bakal Dimusnahkan

Setelah tidak lagi membalap di MotoGP, Suzuki memutuskan untuk menghancurkan seluruh motor balap Suzuki GSX-RR yang tersisa dengan alasan pajak.


Kuasai MotoGP dan WSBK, Begini Kata Bos Ducati

15 hari lalu

Kuasai MotoGP dan WSBK, Begini Kata Bos Ducati

Ducati berhasil menguasai MotoGP dan World Superbike (WSBK) pada musim ini, di mana Francesco Bagnaia dan Alvaro Bautista keluar sebagai juara.


Rata-rata Terjatuh Marc Marquez Terbanyak di MotoGP 2022

15 hari lalu

Rata-rata Terjatuh Marc Marquez Terbanyak di MotoGP 2022

Marc Marquez menorehkan catatan kurang apik selama MotoGP 2022, di mana ia menjadi pembalap dengan rata-rata terjatuh paling banyak.


Test MotoGP Valencia, Bos Yamaha: Ada yang Tak Beres dengan Mesin

15 hari lalu

Test MotoGP Valencia, Bos Yamaha: Ada yang Tak Beres dengan Mesin

Bos tim pabrikan Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli menyebut ada masalah yang terjadi pada mesin saat menjalani test MotoGP Valencia.