Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Jadwal Paralimpiade Tokyo Ahad 29 Agustus: Syuci Indriani dan Jaenal Berlaga

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

image-gnews
Atlet paralimpik renang Indonesia Syuci Indriani berlatih di Wisma Atlet Paralimpiade Tokyo, Kamis, 19 Agustus 2021. (Dok. NPC Indonesia)
Atlet paralimpik renang Indonesia Syuci Indriani berlatih di Wisma Atlet Paralimpiade Tokyo, Kamis, 19 Agustus 2021. (Dok. NPC Indonesia)
Iklan

Syuci Indriani pun memetik banyak pelajaran setelah kegagalan pada debutnya di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14, Rabu (25/8).

Pada nomor tersebut, Syuci yang turun di heat dua tersingkir pada babak penyisihan setelah finis di urutan keenam dengan catatan waktu 1 menit 12,13 detik.

Hasil tersebut terpaut 6,76 detik dari Valeriia Shabalina dari Komite Paralimpiade Rusia (RPC) yang finis terdepan sekaligus memecahkan rekor Paralimpiade dengan 1 menit 05,37 detik.

Secara keseluruhan catatan waktu Syuci menempatkannya di urutan ke-13. Dengan begitu, Syuci gagal lolos ke final yang hanya diraih oleh delapan peserta dengan catatan waktu terbaik dari heat satu dan dua.

Adapun peraih medali emas pada di kelas 100 meter gaya kupu-kupu putri S14 adalah Valeriia Shabalina yang mencatatkan waktu 1 menit 03,59 detik di final.

Hasil tersebut sekaligus memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri ketika turun Kejuaraan Dunia Para-renang 2019 di London yakni 1 menit 03,68 detik.

Sementara perak dan perunggu diraih wakil Australia Paige Leonhardt dan Ruby Storm. Keduanya masing-masing finis dengan catatan waktu 1 menit 05,48 detik dan 1 menit 06,50 detik.

Setelah lomba tersebut, Dinda Ayu Sekartaji selaku pelatih Syuci pun mengatakan telah melakukan evaluasi. "Pada perlombaan pertama, Syuci telah menunjukkan penampilan terbaik. Sayangnya, faktor non-teknis yang menyebabkan Syuci gagal meraih hasil terbaik," kata Dinda.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain terus latihan untuk makin mantapkan persiapan, Dinda mengatakan berusaha untuk menjaga faktor di luar teknis Syuci.

"Semangat Syuci harus dijaga dan mood-nya juga harus lebih baik lagi. Fokusnya juga harus dikembalikan lagi supaya instruksi pelatih bisa diterima dengan sempurna," ujar Dinda.

Adapun selain nomor 100 meter gaya dada putri SB14, Syuci juga masih memiliki kesempatan untuk memberikan yang terbaik di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri SM14 pada Selasa (31 Agustus).

Selanjutnya: Peluang Jaenal Aripin

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Indonesia Sudah Loloskan 32 Atlet dari 8 Cabang Olahraga untuk Paralimpiade Paris 2024

18 hari lalu

Atlet balap kursi roda Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia Zaenal Arifin mengikuti pelatnas di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Kamis, 9 Mei 2024. Pelatnas tersebut sebagai persiapan atlet NPC Indonesia pada ajang Paralimpiade Paris 2024. ANTARA/Maulana Surya
Indonesia Sudah Loloskan 32 Atlet dari 8 Cabang Olahraga untuk Paralimpiade Paris 2024

Indonesia telah meloloskan 32 atlet dari 8 cabang olahraga untuk tampil dalam Paralimpiade Paris 2024. Apa saja?


Pelatih Beri Target Karisma Evi Tiarani Runtuhkan Dominasi Pelari Italia di Paralimpiade Paris 2024

26 hari lalu

Pelari Indonesia, Karisma Evi Tiarani berlomba pada nomor final lari 100 meter putri T63 pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 di Dubai, Rabu (13/11) malam. Keberhasilan Karisma itu sekaligus menjadi raihan emas pertama Indonesia dalam ajang yang digelar dari 7-15 November tersebut. REUTERS/Christopher Pike
Pelatih Beri Target Karisma Evi Tiarani Runtuhkan Dominasi Pelari Italia di Paralimpiade Paris 2024

Pelatih para atletik Indonesia Purwo Adi Sanyoto ingin Karisma Evi Tiarani naik podium dan memecah kekuatan trio pelari Italia di Paralimpiade Paris 2024.


Mimpi Karisma Evi Tiarani: Naik Podium Paralimpiade dan Raih Gelar Sarjana

26 hari lalu

Pelari Indonesia, Karisma Evi Tiarani berlomba pada nomor final lari 100 meter putri T63 pada Kejuaraan Dunia Para Atletik 2019 di Dubai, Rabu (13/11) malam. Karisma berhasil memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 14,72 detik. REUTERS/Christopher Pike
Mimpi Karisma Evi Tiarani: Naik Podium Paralimpiade dan Raih Gelar Sarjana

Karisma Evi Tiarani berbagi kisah tentang berbagai mimpi besar yang ingin diwujudkan dalam kehidupannya kini dan nanti.


Mengenal Olympic Phryge, Topi Khas Suku Frigia yang Jadi Maskot Olimpiade Paris 2024

2 Mei 2024

 Olympic Phryge, maskot Olimpiade Paris 2024. REUTERS
Mengenal Olympic Phryge, Topi Khas Suku Frigia yang Jadi Maskot Olimpiade Paris 2024

Olympic Phryge, maskot Olimpiade Paris 2024, diangkat sebagai simbol kebebasan danrepresentasi alegori Republik Prancis.


Jokowi Target Pembangunan Paralympic Training Center di Karanganyar Selesai Akhir Tahun Ini

8 Maret 2024

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (tengah) didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo (tiga dari kanan) serta sejumlah pejabat lainnya memencet sirene sebagai tanda dimulainya pembangunan Paralympic Training Center di Desa Delingan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat, 8 Maret 2024. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE.
Jokowi Target Pembangunan Paralympic Training Center di Karanganyar Selesai Akhir Tahun Ini

Jokowi menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Paralympic Training Center di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat, 8 Maret 2024.


NPC Indonesia Ingin Loloskan 27 Atlet ke Paralimpiade Paris 2024, Pasang Target Dua Medali Emas

6 Maret 2024

Mural Paris `2024` terlihat saat upacara penutupan Paralimpiade Tokyo 2020, Stadion Olimpiade, Tokyo, Jepang, Ahad, 5 September 2021. Paris akan menjadi kota penyelenggara Paralimpiade dan Olimpiade pada 2024 mendatang. REUTERS/Kim Kyung-Hoon
NPC Indonesia Ingin Loloskan 27 Atlet ke Paralimpiade Paris 2024, Pasang Target Dua Medali Emas

Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun tak mau memasang target tinggi untuk perwakilan Indonesia di Paralimpiade Paris 2024 karena enggan membebani atlet yang bertanding.


Ni Made Arianti Jadikan Raihan Medali Emas Asian Para Games 2023 Motivasi ke Paralimpiade

24 Oktober 2023

Ni Made Arianti Putri (kiri) memamerkan medali emas yang diarih dari nomor 100m T12 putri para atletik Asian Para Games Hangzhou 2022 di Huanglong Sports Center Stadium, Selasa, 24 Oktober 2023. Arianti berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 12.53 detik. (ANTARA/HO/NPC INDONESIA/Agung Wahyudi
Ni Made Arianti Jadikan Raihan Medali Emas Asian Para Games 2023 Motivasi ke Paralimpiade

Ni Made Arianti merasa sempat terpuruk sebelum akhirnya mampu meraih medali emas di Asian Para Games 2023.


Pelari Indonesia Saptoyogo Purnomo Lolos ke Paralimpiade Paris 2024

13 Juli 2023

Pelari Indonesia Saptoyogo Purnomo membawa bendera usai finis tercepat pada nomor lari 200 meter putra T37 ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa 2 Agustus 2022. Saptoyogo Purnomo menyumbangkan emas setelah menjadi yang tercepat mencapai garis finis dengan catatan waktu 23,09 detik. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Pelari Indonesia Saptoyogo Purnomo Lolos ke Paralimpiade Paris 2024

Pelari putra Indonesia Saptoyogo Purnomo makin termotivasi setelah memastikan diri lolos ke Paralimpiade Paris 2024.


Pesan David Jacobs untuk Anak-anak Difabel: Jangan Malu, Jangan Rendah Diri

29 April 2023

Petenis meja Indonesia, David Jacobs, menggigit medali emasnya setelah mengalahkan wakil Cina, Liao Han, dalam babak final tenis meja putra TT10 Asian Para Games 2018 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018. ANTARA
Pesan David Jacobs untuk Anak-anak Difabel: Jangan Malu, Jangan Rendah Diri

David Jacobs sudah tidak asing di kalangan pencinta tenis meja Indonesia. Prestasinya terukir di level nasional dan internasional.


Sebelum Meninggal, David Jacobs Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalur Rel Kereta Api Gambir-Juanda

28 April 2023

Tokyo: David Jacobs memastikan diri melaju ke babak semifinal para tenis meja kategori TT10 di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Kepastian diperoleh David usai mengalahkan atlet asal Tiongkok, Lian Hao, (3-2) 11-6, 22-10, 6-11, 10-12, 17-15. (foto:dok/npcindonesia)
Sebelum Meninggal, David Jacobs Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalur Rel Kereta Api Gambir-Juanda

Atlet para-tenis meja David Jacobs dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat.