Kayuh Virtual TempoRide Digelar hingga 4 Oktober, Promosikan Gaya Hidup Sehat

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acara Kayuh Virtual Temporide 1000K. (temporide.com)

    Acara Kayuh Virtual Temporide 1000K. (temporide.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Tempo Media Group menggelar acara sepeda santai bertajuk Kayuh Virtual TempoRide 1000 K. Acara yang digelar dalam rangkaian peringatan 50 tahun Tempo ini diikuti lebih dari 900 peserta. Kegiatan sudah dimulai sejak 4 September dan akan berlangsung hingga 4 Oktober 2021.

    Wahyu Hadiningrat, Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI), menyambut positif kehadiran acara ini. Menurutnya, ajang TempoRide sudah dinanti oleh para pegowes Tanah Air karena sempat mengalami penundaan karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19.

    "Acara ini sungguh dinanti-nantikan karena karena mengalami beberapa kali penundaan," kata dia saat membuka acara ini, 4 September lalu.

    "TempoRide 1000 K ini memiliki misi yang kuat. Dimana dalam dunia persepedaan kita tetap menyemarakkan kegiatan bersepeda dalam kegiatan TempoRide ini kita lihat tidak hanya bersepeda tapi membiasakan diri dalam situasi pandemi ini bersepeda mandiri maupun kelompok kecil."

    Wahyu Hadiningrat. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Mantan Kapolda Metro Jaya ingin mengatakan bahwa TempoRide mengusung misi bersepeda tetap bisa dilakukan tanpa meninggalkan penerapan protokol kesehatan. Konsep virtual menjadi solusi mengkampanyekan gaya hidup sehat tanpa melupakan semangat persaudaraan antara pesepeda.

    "Rekan-rekan sekalian kita sama-sama menjunjung moto atau slogan 1 sepeda, seribu sahabat. Kalau kita lihat ada unsur race, ini bukan semata-mata untuk kita mengadu kekuatan atau bersaing tapi lebih pada pencapaian terukur. Sehingga saya buka event ini secara resmi. Selamat berbahagia, selamat bersepeda, dan jaga protokol kesehatan. Salam sehat," kata Wahyu, yang kala itu didapuk membuka acara.

    Penasihat TempoRide, Burhan Solihin, menyatakan bahwa Kayuh Virtual ini ini merupakan ajang promosi gaya hidup sehat dan menjadikan sepeda sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan. Apalagi, kata dia, sejak pandemi Covid-19 animo masyarakat terhadap penting bersepeda meningkat pesat.

    "Secara garis besar Tempo dan sepeda sudah sangat dekat dan kita ingin memasyarakat sepeda sebagai salah satu moda transportasi karena pertama itu sehat dan membantu udara jakarta dan kota lain lebih bersih," kata dia, Jumat, 17 September 2021.

    Direktur Tempo.co, Burhan Solihin (kiri) bersama Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat saat bersepedah pada acara Tempo Gowes Brompton Antihoax di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu 30 Maret 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menurut Burhan, ajang Kayuh Virtual TempoRide diikuti lebih dari 900 peserta dari seluruh Indonesia. Mereka berasal dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, sampai Papua. Peserta terbagi dalam beberapa kategori seperti perorangan dengan jarak tempuh 100 kilometer maupun 300 kilometer. Ada juga kategori tim untuk jarak tempuh 1000 kilometer.

    "Setiap tim beranggota 3 orang yang rekornya nanti diakumulasikan melalui aplikasi Strava," kata Burhan.

    Ia pun menyebutkan ajang Kayuh Virtual sebagai salah satu kegiatan lomba gowes terbesar di Indonesia. Total hadiah yang ditawarkan sebesar Rp 50 juta.

    "Biasanya acara lain itu hadiahnya hanya 2-3 sepeda, tapi karena ada dukungan sponsor dari Polygon, untuk memeriahkan ulang tahun Tempo ke-50, total hadiah senilai Rp 50 juta itu disediakan bagi pemenang lomba, yaitu 11 sepeda Polygon tipe Siskiu D5 dan Cascade 3, serta doorprize yang diundi setelah acara berlangsung," kata Burhan Solihin.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.