PON Papua Akan Ditutup Wapres pada Jumat 15 Oktober 2021

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pesta kembang api Pembukaan PON Papua di Jembatan Merah Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021. Pesta kembang api di Jembatan Merah Teluk Youtefa menandai pembukaan PON Papua. ANTARA/Mohammad Ayudha.

    Suasana pesta kembang api Pembukaan PON Papua di Jembatan Merah Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Sabtu, 2 Oktober 2021. Pesta kembang api di Jembatan Merah Teluk Youtefa menandai pembukaan PON Papua. ANTARA/Mohammad Ayudha.

    TEMPO.CO, JakartaWakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan menutup Pekan Olahraga Nasional XX atau PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Jumat, 15 Oktober 2021.

    "Kami telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak seperti Gubernur Papua, Pengurus Besar PON, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia," kata Ketua Panitia Seremoni Penutupan PON XX Papua M. Umar Reliubun dalam keterangan tertulis PB PON, Selasa.

    Umar mengatakan upacara penutupan pesta multi-cabang olahraga nasional itu akan berbeda dengan upacara pembukaan karena ada pembatasan jumlah penari yaitu 200 orang.

    Namun, upacara yang akan digelar pada pukul 19.00 WIT itu, lanjut Umar, tetap akan dimeriahkan sejumlah selebritas lokal dan nasional dan pesta kembang api sebagaimana terdapat pada upacara pembukaan.

    Kapasitas kursi penonton pada upacara penutupan juga tetap sama sebagaimana pembukaan yaitu dibatasi 25 persen.

    "Itu sudah termasuk atlet, ofisial, dan tenaga pendukung lain. Semua itu demi mengurangi risiko penularan virus corona," kata Umar.

    Penonton dan tamu VIP yang akan mengikuti upacara penutupan akan menggunakan undangan sebagai syarat masuk dan bukan lagi menggunakan kartu identitas PON ataupun gelang. Undangan bagi tamu VIP akan mempunyai hologram khusus yang diverifikasi oleh pasukan pengamanan presiden.

    "Syarat KTP, surat vaksin, dan undangan bagi masyarakat yang ingin menonton upacara penutupan secara langsung. Untuk VIP, kami akan berkoordinasi dengan paspampres untuk teknisnya," katanya.

    Umar meminta masyarakat yang tidak berkesempatan menonton langsung upacara penutupan PON Papua di stadion dapat menyaksikannya di saluran-saluran yang menyiarkan pesta penutupan itu baik di kanal Internet ataupun di stasiun televisi nasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Sembilan Tahun Perjalanan hingga Bengkak Biaya

    Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung jadi pembicaraan publik karena muncul cost overrun. Jokowi lantas meneken Perpres untuk mendukung proyek itu.