Petenis Israel Kecam Pemerintah Swedia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Malmo: Petenis Israel, Andy Ram, mengatakan pemerintah Swedia membuat keputusan bodoh karena melarang para suporter menonton pertandingan Piala Davis di antara dua negara itu. 

    Ram bilang Selasa (3/3) bahwa keputusan memainkan pertandingan Swedia melawan Israel dalam stadion yang kosong bisa membuat negara lain menirunya. 

    "Saya pikir itu adalah keputusan yang salah. Saya pikir itu mungkin bisa membuka pintu buat negara lainnya untuk membuat keputusan bodoh seperti itu. Saya pikir itu akan menjadi sangat jelek main tanpa penonton," kata Ram.

    Bulan lalu, petenis wanita Israel, Shahar Peer, ditolak masuk ke Uni Emirat Arab untuk mengikuti kejuaraa tenis Dubai. Setelah berbagai pihak di internasional mengecam keputusan itu, Ram diizinkan main dalam turnamen putra di Dubai yang berlangsung setelah itu.

    Tapi, panitia pertandingan di Malmo memutuskan untuk melarang penonton masuk stadion karena mereka bilang tidak bisa menjamin keamanan di empat ribu kursi tempat duduk di Baltic Hall. 

    Protes anti-Israel diperkirakan akan berlangsung di Malmo dan sekitar seribu polisi bersiap mengamnakn arena buat pertandingan Jumat sampai Minggu ini. AP | PRASETYO 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.