125 Tewas dalam Tragedi Arema vs Persebaya, Mahfud MD Ungkap Penyebab Kematian Massal

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Sebuah mobil polisi terbalik akibat kericuhan usai pertandingan BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. ANTARA FOTO/H Prabowo

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan tragedi Arema vs Persebaya yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bukan bentrok antara suporter kedua tim.

"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antara suporter Persebaya dengan Arema. Sebab pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton," kata Mahfud ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, para korban itu umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. 

"Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antarsuporter," kata Mahfud.

Mahfud menjelaskan, aparat kepolisian sebelum pertandingan dilaksanakan sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan. Misalnya, pertandingan agar dilaksanakan sore, jumlah penonton agar disesuaikan dengan kapasitas stadion, yakni 38.000 orang.

"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000," kata Mahfud.

Pemerintah, tambah dia, telah melakukan perbaikan pelaksanaan pertandingan sepak bola dari ke waktu dan akan terus diperbaiki.

"Tetapi olahraga yang menjadi kesukaan masyarakat luas ini kerapkali memancing para suporter untuk mengekspresikan emosi secara tiba-tiba," ujarnya.

Hingga Minggu pagi, sebanyak 125 orang (bukannya 129 seperti selama ini dilaporkan) telah meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs  Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nico Afinta dalam jumpa pers di Malang, Minggu, mengatakan dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri. Pada Minggu siang, seperti diungkapkan Presiden Jokowi, angka tewas itu bertambah menjadi 129 orang. Namun, Kapolri, pada Minggu malam menyebut setelah diverifikasi jumlah yang tepat adalah 125.

Catatan: Berita ini telah direvisi pada Senin, 3 Oktober 2022, untuk memperbaiki jumlah korban tewas. Sesuai rilis Kapolri jumlahnya adalah 125, bukan 127, 129, atau 130 seperti yang selama ini dilaporkan.

Baca Juga: Rangkuman Ucapan Duka Cita Klub Liga 1 atas Tewasnya 129 Orang dalam Tragedi Arema vs Persebaya






Mahfud Md Bilang Tak Ada Agenda di Istana Presiden pada Rabu Ini

40 menit lalu

Mahfud Md Bilang Tak Ada Agenda di Istana Presiden pada Rabu Ini

Mahfud Md mengatakan tidak ada undangan dari Presiden kepada dirinya untuk datang ke Istana Jakarta, Rabu.


AS Trencin Buka Alasan Witan Sulaeman Ingin Hengkang dan Bergabung ke Persija Jakarta

47 menit lalu

AS Trencin Buka Alasan Witan Sulaeman Ingin Hengkang dan Bergabung ke Persija Jakarta

Witan Sulaeman memutuskan untuk melanjutkan karier sepak bolanya bersama klub Liga 1 Persija Jakarta. Benarkah ia berkembang bersama AS Trencin?


Lakukan Debut Manis di Persib, Rezaldi Hehanusa Pimpin Viking Clap

1 jam lalu

Lakukan Debut Manis di Persib, Rezaldi Hehanusa Pimpin Viking Clap

Rezaldi Hehanusa diminta memimpin Viking Clap usai membantu kemenangan Persib saat melawan PSIS Semarang.


Bergabung dengan Persija Jakarta, Witan Sulaeman Pakai Nomor Punggung 78

2 jam lalu

Bergabung dengan Persija Jakarta, Witan Sulaeman Pakai Nomor Punggung 78

Witan Sulaeman menjadi rekrutan kelima Persija Jakarta pada bursa transfer Liga 1 paruh muism 2022-2023.


Persib Bandung Tak Terkalahkan dalam 13 Laga dan Puncaki Klasemen Liga 1, Luis Milla Masih Punya Catatan

4 jam lalu

Persib Bandung Tak Terkalahkan dalam 13 Laga dan Puncaki Klasemen Liga 1, Luis Milla Masih Punya Catatan

Persib Bandung mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 3-1 pada pertandingan Liga 1 pekan ke-21. Luis Milla masih punya catatan.


Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud: Tidak Ada Agenda di Istana Hari Ini

7 jam lalu

Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud: Tidak Ada Agenda di Istana Hari Ini

Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan waktu reshuffle kabinet presiden Jokowi yang tahu


Daftar Top Skor Liga 1, David da Silva Kokoh di Puncak Usai Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang 3-1

15 jam lalu

Daftar Top Skor Liga 1, David da Silva Kokoh di Puncak Usai Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang 3-1

David da Silva menempati urutan teratas daftar top skor Liga 1 dengan 16 gol usai cetak satu gol saat Persib Bandung kalahkan PSIS Semarang 3-1.


Hasil Liga 1: Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang 3-1, Geser Persija Jakarta Naik ke Puncak Klasemen

15 jam lalu

Hasil Liga 1: Persib Bandung Kalahkan PSIS Semarang 3-1, Geser Persija Jakarta Naik ke Puncak Klasemen

David da Silva mencetak satu gol dan dua assist dalam pertandingan PSIS Semarang vs Persib Bandung 1-3 di pekan ke-21 Liga 1, Selasa, 31 Januari 2023.


Hasil Liga 1: Barito Putera vs PSS Sleman 1-2, Yevhen Bokhashvili Borong 2 Gol

16 jam lalu

Hasil Liga 1: Barito Putera vs PSS Sleman 1-2, Yevhen Bokhashvili Borong 2 Gol

Di pertandingan Barito Putera vs PSS Sleman 1-2 pelan ke-21 Liga 1 ini, Yenhen Bokhasvili mencetak dua gol di dua babak.


Bursa Transfer Liga 1: Witan Sulaeman ke Persija Jakarta, Egy Maulana Vikri Gabung Dewa United

19 jam lalu

Bursa Transfer Liga 1: Witan Sulaeman ke Persija Jakarta, Egy Maulana Vikri Gabung Dewa United

Dua pemain timnas Indonesia, Witan Sulaeman dan Egy Maulana, sama-sama memutuskan pindah ke klub Liga 1, yakni Persija Jakarta dan Dewa United.