Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Indonesia Andalkan 2 Pemain di Turnamen Golf Indonesian Masters 2022

Reporter

image-gnews
Pegolf Jazz Janewattananond menjuarai turnamen BNI Golf Indonesian Masters 2019 (Foto: Istimewa)
Pegolf Jazz Janewattananond menjuarai turnamen BNI Golf Indonesian Masters 2019 (Foto: Istimewa)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen golf BNI Indonesian Masters 2022 kembali bergulir setelah absen selama dua tahun. Menurut rencana, kejuaraan yang merupakan bagian dari International Series dan rangkaian turnamen premium Asian Tour ini akan bergulir pada 1-4 Desember 2022 di Royale Jakarta Golf Club. 

Pada turnamen tersebut, Indonesia sebagai tuan rumah mengandalkan dua pegolf yang memegang kartu Asian Tour. Mereka adalah Rory Hie dan Danny Masrin. "Mereka akan memimpin pegolf-pegolf tuan rumah di turnamen BNI Indonesian Masters," demikian dalam pernyataan rilis yang diterima Tempo, Selasa, 29 November 2022.  

Rory Hie merupakan pegolf pertama Indonesia yang pernah menjuarai turnamen di Asian Tour (Classic Golf & Country Club International Championship) pada September 2019. Sedangkan Danny Masrin sudah punya pengalaman sebelumnya saat menempati T5 di Indonesian Masters 2019. 

Keduanya bakal bersaing dengan pesaing asal Asia dan pegolf elite internasional, seperti Ernie Els asal Afrika Selatan yang pernah merebut dua juara major dan Graeme McDowell dari Irlandia Utara, juara US Open 2010.

Selain itu, Golf Indonesian Masters 2022 juga akan diramaikan oleh Jazz Janewattananond dari Thailand yang merupakan juara bertahan. Jazz diprediksi bakal mengikuti jejak Lee Westwood yang sukses menjadi juara dua kali berturut-turut. 

Pada Indonesian Masters 2019, Jazz keluar sebagai pemenang setelah menyingkirkan rekan senegaranya, Gunn Charoenkul, dengan lima pukulan. Kemenangan Jazz waktu itu melengkapi prestasinya setelah sebelumnya memenangi Order of Merit Asian Tour. 

Meski demikian, Jazz nampaknya bakal menghadapi pesaing utama di turnamen yang menawarkan total hadiah USD 1.500.000 atau sekitar Rp 23 miliar. Mereka adalah Lee Westwood dan Poom Saksansin. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Westwood saat ini merupakan peraih gelar Indonesian Masters terbanyak, yakni tiga kali. Sementara Poom yang berasal dari Thailand sudah mengoleksi dua gelar Indonesian Masters. Selain mereka bertiga, Indonesian Masters 2022 juga akan diramaikan oleh Bernd Wiesberger dan Anirban Lahiri yang juga peraih gelar juara di kejuaraan ini. 

“Kehadiran para past winners (mantan juara) dan pegolf-pegolf terbaik Asian Tour mencerminkan betapa ketatnya persaingan di BNI Indonesian Masters presented by TNE,” kata Jimmy Masrin yang merupakan pendiri Indonesian Masters dan Ketua Asian Tour. 

Turnamen golf Indonesian Masters pertama kali diresmikan pada 2011. Kejuaraan tersebut merupakan gagasan dari Ketua Asian Tour, Jimmy Masrin. Tahun ini, Indonesian Masters kembali bergulir setelah dua tahun absen. 

Setiap tahun golf Indonesian Masters menghadirkan para pegolf elite dunia, seperti Lee Westwood, Thongchai Jaidee, Ian Woosnam, Michael Campbell. Lalu Ernie Els, Darren Clarke, Thomas Bjorn, Kiradech Aphibarnrat, Brandt Snedeker, Henrik Stenson, dan Justin Rose.

Baca: 15 Mobil BMW Astra Jadi Official Cars Turnamen Golf Indonesian Masters 2022

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

5 hari lalu

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo, Shinta Kamdani saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2024. Tempo/Aisyah Amira Wakang.
Terpopuler: Rupiah Terpuruk Bos Apindo Sebut Cost of Doing Business Makin Mahal, Basuki Hadimuljono Sebut Rumah Menteri di IKN Bisa Digunakan saat 17 Agustus

Pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (dolar AS) membuat para pengusaha resah.


Ada Ipar Jokowi Jabat Komisaris Independen di BNI Sejak 2018, Berikut Profil Bank BNI

6 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Ada Ipar Jokowi Jabat Komisaris Independen di BNI Sejak 2018, Berikut Profil Bank BNI

Ipar Jokowi, Sigit Widyawan menjadi Komisaris Independen BNI sejak 2018. Ketahui juga profil Bank Negara Indonesia (BNI).


Selain Dua Keponakan di Pertamina, Ipar Jokowi Ini Juga Duduki Jabatan Mentereng di BNI

8 hari lalu

Sigit Widyawan, Bagaskara Ikhlasulla Arif, dan Joko Priyambodo. FOTO/Instagram, X, dan antaranews.com
Selain Dua Keponakan di Pertamina, Ipar Jokowi Ini Juga Duduki Jabatan Mentereng di BNI

Selain kedua keponakannya di Pertamina, ada ipar Jokowi yang juga punya kedudukan mentereng BNI. Apa jabatannya?


Rincian Tugas Komisaris Independen dalam Sebuah PT atau BUMN Menurut UU

10 hari lalu

Rincian Tugas Komisaris Independen dalam Sebuah PT atau BUMN Menurut UU

Sigit Widyawan, suami dari sepupu Presiden Joko Widodo kembali diangkat menjadi komisaris independen PT Bank Negara Indonesia (Presero). Tugasnya?


Ipar Jokowi Sigit Widyawan Duduki Kursi Komisaris Independen BNI, Ini Tugas Komisaris Menurut Undang-undang

10 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Ipar Jokowi Sigit Widyawan Duduki Kursi Komisaris Independen BNI, Ini Tugas Komisaris Menurut Undang-undang

Tugas Komisaris Independen seperti yang dijabat Sigit Widyawan di sebuah perusahaan diatur dalam Undang-undang tentang Perseroan Terbatas


Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

11 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Begini Tugas Ipar Jokowi, Sigit Widyawan, Sebagai Komisaris BNI

Sigit Widyawan kembali diangkat menjadi komisaris BNI yang kedua kalinya. Ada sejumlah tugas ipar Presiden Jokowi itu sebagai komisaris.


Terpopuler: Ada Ipar Jokowi di Komisaris BNI, Dana Tapera Disebut Bukan untuk IKN

11 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Terpopuler: Ada Ipar Jokowi di Komisaris BNI, Dana Tapera Disebut Bukan untuk IKN

Berita terpopuler: Ipar Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Sigit Widyawan, menjadi komisaris di BNI. BP Tapera bantah dana Tapera untuk bangun IKN.


Ipar Jokowi Duduki Jabatan Komisaris Independen BNI

12 hari lalu

Komisaris Independen BNI, Sigit Widyawan. Dok. BNI
Ipar Jokowi Duduki Jabatan Komisaris Independen BNI

Sigit Widyawan, Ipar Jokowi menjabat Komisaris Independen PT BNI (Persero) sejak 2018


BNI Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Officer Development Program 2024, Cek Syaratnya

42 hari lalu

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan satu pegawai BNI Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan bilyet deposito seorang nasabah di Kantor Cabang BNI Makassar. Penetapan tersangka tersebut berawal dari Laporan Polisi (LP) dengan nomor LP/B/0221/IV/2021/Bareskrim tanggal 1 April 2021 tentang dugaan Tindak Pidana Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang.
BNI Buka Lowongan Kerja untuk Posisi Officer Development Program 2024, Cek Syaratnya

BNI buka lowongan kerja untuk Officer Development Program atau ODP batch 2024 hingga Rabu, 29 Juni 2024.


Koalisi Desak Perbankan Setop Investasi ke Energi Kotor dan Segera Beralih ke EBT

49 hari lalu

Koalisi dari organisasi masyarakat sipil dari Greenpeace Indonesia, Enter Nusantara, dan Market Forces menggelar aksi bersepeda di Car Free Day Jakarta pada Minggu, 5 Mei 2024. Dalam aksi ini mereka meminta agar perbankan berhenti berinvestasi terhadap energi kotor dan beralih ke energi terbarukan. Dok: Istimewa
Koalisi Desak Perbankan Setop Investasi ke Energi Kotor dan Segera Beralih ke EBT

Koalisi organisasi masyarakat sipil mendesak agar kalangan perbankan berhenti memberikan dukungan pendanaan energi kotor seperti batu bara.