Duet Andy dan Koko Targetkan Juara di Voli Pantai Asia Pasifik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif ,  Jakarta: Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo kembali diunggulkan pada seri terakhir kejuaraan voli pantai Asia Pasifik yang akan digelar di Pantai Parai, Bangka Belitung, pada 19-22 April mendatang. Duet andalan Indonesia ini sangat diharapkan meraup kemenangan setelah berhasil mengoleksi dua kemenangan pada tiga seri sebelumnya di Thailand.


    Kepala pelatih voli pantai Slamet Mulyanto menjelaskan pihaknya masih tetap bertumpu pada Andy/Koko. “Mudah-mudahan saja pemulihan kondisi mereka bisa sangat bagus,” katanya saat dihubungi Tempo, Jumat (17/4). Pasalnya, tim Indonesia yang berlaga di Thailand baru kembali ke tanah air Jumat (17/4) malam.

    Berbeda dengan tiga seri sebelumnya, kali ini Indonesia akan diperkuat oleh delapan tim, empat tim pada masing-masing sektor, putra dan putri. Andy/Koko akan ditemani oleh Suratno/Dian Putro Santosa, Agung Santoso/Naci Subagja, dan Endang Susilo / Min Chen

    Selain bertumpu pada Andy/Koko, Slamet juga mengharapkan hasil cukup baik dari Suratno/Dian. “Mereka akan sangat berpeluang untuk lolos sampai babak semifinal,” katanya. Sebenarnya, Slamet sudah berencana mengikutsertakan tim muda itu pada seri tiga, di Songkhla yang berakhir Kamis kemarin. “Sayangnya, kita terbentur regulasi. Hanya dua tim yang boleh ikut,” katanya.

    Pada tiga seri sebelumnya, Andy/Koko ditemani oleh Naci yang satu tim dengan Jonathan Bambang Monim. Sayangnya, mereka selalu terganjal di babak 16 besar. Slamet menilai hal itu masih wajar. “Jonathan memang masih merupakan pemain muda, ini memang menjadi tempat adaptasi untuk mereka,” katanya.

    Slamet menambahkan, tiga seri di Thailand memang menjadi ajang uji coba untuk melihat kompetensi Bambang. “Ini dapat menjadi bekal yang baik untuknya,” katanya. Oleh karena itu, dalam seri keempat di pantai Parai, Bambang digantikan oleh Agung.

    Adapun pada sektor putri akan turun Devota Rahawarin / Ayu Cahyaningsiam, Yokbeth Kappasiang / Fitri Wijayanti, Eva Tri Susilowati / Riris Irawati, dan Dwi Susilowati / Rinawati. Slamet mengaku menumpukan harapannya pada pasangan Devota/Ayu. “Saya sangat berharap setidaknya mereka mampu mencapai babak semifinal,” katanya. Pada tiga seri sebelumnya, tim putri masih belum mampu menembus babak 16 besar.

    Slamet menilai dalam pertarungan kali ini Indonesia akan masih tetap mendapatkan perlawanan ketat dari Cina, Iran, Kazakstan, dan Thailand. Ini semua tim-tim tangguh yang bisa lolos ke babak semifinal maupun final pada tiga seri pertama.


    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?