Dwight Howard Pemain Bertahan NBA Terbaik 2009  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Orlando: Center Orlando Magic Dwight Howard dinobatkan sebagai Pemain Bertahan NBA Terbaik 2009, Selasa (21/4). Howard sekaligus menjadi pemain termuda yang memenangkan gelar tersebut.

    Howard menjadi pemain kelima yang memimpin perolehan blok dan rebound dalam musim yang sama. Howard mendapat 542 poin termasuk 105 suara pilihan pertama dari panel yang terdiri dari 119 penulis dan penyiar olahraga. Posisi kedua diduduki pemain Cleveland Cavaliers LeBron James berada di posisi kedua dengan 148 poin disusul pemain Miami Heat Dwyane Wade dengan 90 poin.

    Howard membawa Magic menduduki posisi puncak klasemen Divisi Tenggara dengan 59 kemenangan di musim reguler atau kurang satu kemenangan dari rekor terbaik Magic yang dicetak pada musim 1995-96.

    Di awal musim, Howard mendapat tip dari mantan center NBA Patrick Ewing dan Dikembe Mutombo. Menurut Howard, Mutombo malah balik bertanya. "Ia mengatakan, 'Kamu ingin dikenang sebagai apa? Penombok yang memenangkan kontes slam dunk dengan pakaian Superman atau ingin lebih baik dari itu?'," ujar Howard mengenang pertanyaan Mutombo.

    "Saya mengatakan, 'Saya ingin menjadi pemain terhebat.' Dan ia mengatakan itu mulai dari bertahan," tambah Howard.

    Howard rata-rata melakukan 13,8 rebound per pertandingan dan 2,9 blok per pertandingan musim ini. Nama-nama yang mampu memimpin perolehan rebound sekaligus blok di musim reguler hanyalah Bill Walton, Kareem Abdul-Jabbar, Hakeem Olajuwon, dan Ben Wallace.

    Menanggapi prestasi Howard, pelatih Magic Stan Van Gundy memujinya. "Menjadi pemain bertahan terbaik di usia 23 tahun adalah sesuatu yang luar biasa," ujar Van Gundy.

    AP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.