Tanpa Peluh, Serena Tembus Perempat Final Toronto Cup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Toronto:Petenis nomor dua dunia Serena Williams melangkah ke babak perempat final Toronto Cup tanpa kesulitan dengan menang 6-1, 6-4 petenis Ukraina Alona Bondarenko.

    Serena memang bukan lawan sepadan bagi Bondarrenko. Buktinya ia hanya membutuhkan 64 menit untuk menyudahi perlawanan lawannya yang bertengger di peringkat 33 WTA sekaligus 'membalaskan dendam' setelah saudaranya Venus ditaklukkan petenis Ukraina Keteryna di putaran kedua.

    Kembali tampil di lapangan utama, setelah menang pada putaran kedua dari Yaroslava Shedova, Serena, juara Wimbledon dan Australia Terbuka langsung unggul 5-0 pada set pertama. Itu dilanjutkannya ketika mematahkan servis Bonderenka pada awal babak kedua di mana petenis Ukraina itu kemudian bangkit dan sempat 'mencuri' tiga set.

    Bangkit, Serena langsung menyabet tiga games untuk mengakhiri permainan. Di perempat final bintang tenis Amerika Serikat ini sudah ditunggu petenis Republik Cek Lucie Safarova, yang lolos setelah menumbangkan petenis Cina Zheng Jie 7-6, 6-4.

    “Saya berusaha tampil sempurna dan berusaha keras mengembangkan servis saya. Saya sedikit kecewa karena bermain terlalu sempurna,” cetus Serena mengomentari permainannya, Jumat (21/8).

    Mimpi buruk memang menghinggapi Bondarenkao bersaudara. Setelah Alona, saudaranya Kateryna juga tersingkir dari petenis Polandia Agnieszka Radwanska 7-5, 6-3. Unggulan keempat asal Rusia Elena Dementieva berhasil merebut tiket delapan besar setelah menundukkan petenis Isral Shahar Peer 6-1, 1-6, 6-4.

    Di perempat final, Dementieva akan berhadapan dengan petenis Australia Samantha Stosur, yang menumbangkan unggulan keenam petenis Prancis Virginie Razzano 6-3, 6-1.

    REUTERS | BAGUS WIJANARKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.