Vera Zvonareva Juara di Pattaya Open

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    VeraTEMPO Interaktif, Pattaya - Petenis putri asal Rusia, Vera Zvonareva, berhasil mempertahankan gelarnya di turnamen Pattaya Open, Thailand, Minggu (14/2). Menghadapi petenis harapan tuan rumah Tamarine Tanasugarn di pertandingan final, petenis peringkat ke-14 dunia itu menang 6-4, 6-4.

    Meski menang dua set langsung, Zvonareva harus menghadapi keuletan Tamarine yang memberi perlawanan sengit di sepanjang pertandingan. Apalagi publik Pattaya terus menerus memberi dukungan kepada petenis pujaan mereka itu.

    Zvonareva, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008, sebenarnya tampil meyakinkan di awal pertandingan. Ia langsung unggul 3-0 tetapi Tamarine segera memberi perlawanan. Permainan pantang menyerah kembali ditunjukkan Tamarine di set kedua. Namun setelah melalui perjuangan selama 1 jam 51 menit, Zvonareva akhirnya berjaya.

    Kemenangan ini menjadikan Zvonareva menjadi satu-satunya petenis yang berhasil mempertahankan gelar di turnamen yang telah berlangsung sejak 19 tahun lalu itu.

    Dari California, Amerika Serikat, unggulan pertama Andy Roddick sukses melaju ke babak final San Jose Open setelah menyingkirkan sesama petenis Amerika Serikat, Sam Querrey, 2-6, 7-6, 7-6. Mantan petenis nomor satu dunia di tahun 2003 itu harus berjuang keras untuk menundukkan Querrey yang berhasil merebut set pertama dan mampu melesakkan 32 servis ace yang membuat Roddick sempat kewalahan.

    Namun kematangan petenis peringkat ketujuh dunia itu akhirnya membantunya untuk merebut set kedua dan ketiga melalui permainan tie break. “Sebuah pertandingan bisa berubah menjadi cepat. Kamu dapat mengubah sebuah pertandingan dalam dua menit dan itulah yang telah aku lakukan,” kata Roddick yang berhasil membuat 21 servis ace di pertandingan ini.

    Di partai puncak, Roddick akan bertemu dengan unggulan kedua asal Spanyol, Fernando Verdasco. Petenis peringkat kesebelas dunia itu mengatasi petenis Uzbekitan, Denis Istomin, 6-3, 2-6, 6-4, di pertandingan semifinal.

    Setelah menguasai set pertama, Verdasco dibuat tak berkutik di set kedua, Melalui permainan dari daerah garis belakang lapangan, Istomin mengontrol permainan dengan servis-servis dan pukulan-pukulan forehand. Namun Verdasco kembali berhasil mendominasi set ketiga, terutama setelah unggul 4-3. "Dia sangat berbahaya dan di antara kami permainannya naik turun. Di set ketiga aku tahu aku harus lebih banyak menekan dia,” kata Verdasco.

    Sementara di World Indoor Tournament yang digelar di Rotterdam, Belanda, unggulan utama asal Serbia, Novak Djokovic, gagal melaju ke final setelah dikandaskan petenis Rusia, Mikhail Youzhny, 7-6 7-6. Youzhny, unggulan keenam dan juara tahun 2007, akan menghadapi Petenis Swedia, Robin Soderling, di pertandingan puncak. Finalis Perancis Terbuka tahun lalu itu sebelumnya sukses mengatasi petenis Rusia, Nikolay Davydenko, 7-6, 6-4.

    REUTERS| ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.