Peluang Tunggal Putra Cipayung Berat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Piala Thomas Bulutangkis Indonesia 2010. TEMPO/Yosep Arkian

    Tim Piala Thomas Bulutangkis Indonesia 2010. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tiga pemain tunggal putra pelatnas Cipayung, Dionysius Hayom Rumbaka, Nugroho Adi, dan Tommy Sugiarto, akan dikirim ke Kejuaraan Bulu Tangkis Asia di New Delhi, India, 12-18 April mendatang. Target Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengirim para pebulutangkis muda ini adalah untuk mengukur kemampuan terakhir mereka, karena untuk menjadi juara, peluang mereka sangat berat.

    “Kami hanya ingin mereka menambah pengalaman sembari mengukur kemampuan terakhir,” kata pelatih tunggal putra pelatnas Cipayung, Agus Swi Susanto, Selasa (6/4). Pada pertandingan pertama Hayom akan bertemu dengan pebulutangkis Vietnam, Hoang Hai Nguyen.

    Jika menang, ia akan bertemu dengan pemain Taiwan Tien Chen Chou atau pemain Singapura Ziliang Derek Wong. Apabila menang lagi, barulah mantan pebulutangkis PB Djarum itu akan bertemu dengan tunggal utama Cina, Lin Dan.

    Undian kurang menguntungkan didapat Tomy. Ia sudah harus bertemu tunggal putra kedua Korea Selatan, Sa Rang Kim. Nugroho Adi dapat undian lebih ringan. Di pertandingan pertama ia akan melawan pebulutangkis India, Nandagopal K. Jika menang ia akan bertemu pemain Taiwan, Jen Hao Hsu, atau pemain Indonesia dari PB Djarum, Andre Kurniawan. Hadangan berat baru akan ditemui di babak ketiga jika unggulan kelima asal Thailand, Boonsak Ponsana, bisa terus melaju.

    Menurut Agus, hasil yang diperoleh tiga pebulutangkis Cipayung ini nantinya akan menjadi salah satu dasar penyusunan tim di tunggal putra Piala Tomas Indonesia. “Memang saya tidak menggunakan satu kejuaraan itu untuk menentukan siapa di antara tiga pemain ini yang akan mendampingi Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro, dan Simon Santoso di Piala Thomas. Tapi ini bisa menjadi salah satu ukuran saja,” lanjut Agus.

    Sony dan Simon sendiri tidak diterjunkan dalam Kejuaraan Asia ini. Alasannya, seperti dikatakan Agus, dua pemain itu akan dipersiapkan untuk Piala Thomas. “Kami hanya punya waktu tujuh minggu sejak All England untuk menyiapkan Tim Thomas. Jadi saya tidak mau mereka terganggu,” ujar Agus.

    Sementara itu beberapa pebulutangkis Indonesia lain juga akan terjun di New Delhi. Mereka antara lain adalah tunggal putra profesional, Taufik Hidayat. Di tunggal putri Indonesia diwakili Fransisca Ratnasari, Maria Kristin Yulianti, Lindaweni Fanerti, Aprilia Yuswardani, dan Rizki Amelia Pradipta.

    Dua ganda putri baru Greysia Polii/Meiliana Jauhari dan Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari serta ganda putri pelapis Annisa Wahyuni/Anneke Feinya Agustin juga tampil.

    Di ganda campuran Liliyana Natsir yang biasa berduet dengan Nova Widianto akan turun berpasangan dengan Davin Lahardi Fitriawan. Ganda campuran lain yang juga tampil, adalah Tontowi Ahmad/Greysia Polii, Muhammad Rijal/Debby Susanto, Frans Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet.

    Ada pun ganda putra Indonesia yang bertanding adalah Muhamad Ahsan/Bona Septano, Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan, dan Joko Riyadi/Luluk Hadiyanto.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.