Serena Terhenti di Madrid

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Amerika Serikat Serena Williams ketika berhadapan denan petenis PolandiaUrszula Radwanska, dalam turnamen Australian Open di Melbourne (19/1). Serena menang 6-2,6-1. REUTERS/David Gray

    Petenis Amerika Serikat Serena Williams ketika berhadapan denan petenis PolandiaUrszula Radwanska, dalam turnamen Australian Open di Melbourne (19/1). Serena menang 6-2,6-1. REUTERS/David Gray

    TEMPO Interaktif,Madrid:Langkah Serena Williams di Madrid Open akhirnya terhenti. Petenis putri nomor satu dunia asal Amerika Serikat itu disingkirkan petenis Rusia, Nadia Petrova, 4-6, 6-2, 6-3 di babak ketiga yang berlangsung Rabu (12/5) waktu setempat.

    Serena terlihat kelelahan dan gagal menunjukkan penampilan terbaiknya. Salah satu penyebabnya karena di pertandingan sebelumnya ia harus bermain maraton selama 3 jam 26 menit untuk mengalahkan petenis Rusia lain, Vera Dushevina, 6-7 (2), 7-6 (5), 7-6 (5). Pertandingan itu merupakan pertandingan terlama sepanjang karir Serena.

     “Aku tidak bergerak dengan kecepatan terbaikku tetapi yang bisa kulakukan hanyalah mencoba yang terbaik yang aku mampu. Aku tidak tahu, yang pasti aku tidak bemain dalam penampilan terbaik,” kata Serena

    Serena, peraih 12 gelar grand slam di nomor tunggal, sempat punya harapan saat menang di set pertama. Namun di set selanjutnya Petrova menunjukkan penampilan yang lebih baik dengan pukulan-pukulan yang akurat. Unggulan ke-16 itu sukses membuat 10 servis as yang membuat Serena terlihat frustasi dan melakukan 41 kesalahan.

    Kekalahan Serena melengkapi nama-nama besar lain yang juga gagal bersinar di turnamen ini. Sebelumnya beberapa petenis top seperti Justine Henin, Maria Sharapova, Svetlana Kuznetsova, dan Caroline Wozniacki sudah tersingkir lebih awal.

    Penampilan buruk dan kegagalan Serena untungnya tidak diikuti kakaknya, Venus Williams. Ia berhasil mengalahkan petenis Italia, Francesca Schiavone, 3-6, 6-1, 6-2. Kemenangan ini membuat peringkat Venus akan naik satu tingkat pada 17 Februari nanti di peringkat dua dunia. Williams bersaudara dengan demikian akan kembali menguasai peringkat satu dan dua dunia.

    “Serena dan aku menjadi nomor satu dan dua dunia adalah yang kami impikan bersama saat tumbuh dewasa. Tetapi masing-masing dari kami ingin menjadi nomor satu. Tidak di antara kami yang ingin menjadi nomor dua,” kata Venus, 29 tahun.

    Di pertandingan lain, duel duo Serbia antara Jelena Jankovic dan Ana Ivanovic akhirnya dimenangkan Jankovic, 4-6, 6-4, 6-1. “Secara umum aku tidak terlalu senang dengan permainanku, tetapi kemenangan adalah kemenangan,” kata Jankovic, petenis peringkat empat dunia.

    Di bagian putra, yang turnamennya bernama Madrid Masters, unggulan kedua asal Spanyol, Rafael Nadal, melaju ke babak ketiga setelah mengalahkan petenis Ukraina, Oleksandr Dolgopolov Jr, 6-4, 6-3. Unggulan ketiga asal Britania Raya, Andy Murray, juga melaju setelah mengalahkan petenis Argentina, Juan Ignacio Chela, 6-3, 6-3.

    Sedangkan unggulan keempat asal Swedia, Robin Soderling, kalah oleh petenis Spanyol, Nicolas Almagro, 4-6, 5-7. Sebelumnya, unggulan kelima asal Amerika Serikat, Andy Roddick, dan unggulan ketujuh asal Prancis, Jo-Wlifried Tsonga, mundur di babak kedua karena sakit dan cedera.

    REUTERS | AP | ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.